Sedangkan henti jantung adalah berubahnya pola detak jantung menjadi tidak teratur dan jika terlambat dalam penanganan bisa menyebabkan henti jantung yang berujung pada kematian.
Gejala awal henti jantung ini bisa menjadi tanda awal peringatan yang bisa menjadi acuan untuk segera berobat ke dokter, yakni:
Tiba-tiba merasa pusing
Sesak napas
Lelah dan muntah-muntahBaca Juga: Pemkab Jepara Segera Tindaklanjuti SE Larangan ASN Gunakan Elpiji 3 kg
Detak jantung yang tiba-tiba berdebar
Merasakan sakit pada dada
Kesulitan bernapas secara tiba-tiba
Mengalami penurunan kesadaran hingga pingsan
Penyebab Henti Jantung di Usia Muda
Ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebab henti jantung di usia muda.
Kardiomiopati hipertrofik
Ini biasanya karena bawaan atau turunan yang biasanya luput dari diagnosis.Baca Juga: Apel Terakhir, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta: Terima Kasih Masyarakat Jepara!
Kardiomiopati hipertrofik juga menjadi penyebab henti jantung paling sering pada orang-orang di usia muda.
Biasanya terjadi karena sel otot ruang bawah jantung menebal sehingga membuat irama jantung menjadi tidak normal, paling sering saat berolahraga.Baca Juga: Mantap! Pemkab Jepara Raih Peringkat 23 Nasional dalam Pencegahan Korupsi
Kelainan arteri koroner
Kecacatan pada cara arteri koroner terhubung ke jantung dapat menyebabkan penurunan suplai darah ke otot jantung saat berolahraga.
Hal tersebut dapat menyebabkan serangan jantung.
Orang yang memiliki kelainan arteri koroner biasanya tidak merasakan gejala apapun sampai dewasa.Baca Juga: Pemkab Jepara Segera Luncurkan Program Jepara Tanggap 112 dan Desa Digital
Miokarditis
Ini biasanya terjadi karena ada peradangan pada dinding jantung.
Sebagian besar untuk kasus miokarditis karena ada virus yang masuk ke jantung.