Hingga Agustus 2024, Nilai Transaksi Bursa Karbon Indonesia Rp37,05 Miliar

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 7 September 2024 | 16:57 WIB
Inarno Djajadi
Inarno Djajadi

 


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Nilai transaksi di Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) hingga 30 Agustus 2024 mencapai Rp37,05 Miliar dengan total volume sebesar 613.717 tCO2e.


Nilai tersebut naik tipis dari bulan Juli 2024 sebesar Rp 37,04 miliar.

Baca Juga: Polda DIY Ungkap Jaringan Peredaran Ganja Jogja-Medan-Aceh


"Dengan rincian nilai transaksi 26,73 persen di pasar reguler, 23,19 persen di pasar negosiasi, 49,88 persen di pasar lelang, dan 0,21 persen di marketplace," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, dalam konferensi pers hasil rapat RDK OJK Bulanan Agustus 2024, yang dikutip Sabtu (7/9).


Sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 30 Agustus 2024,  tercatat 75 pengguna jasa yang mendapatkan izin dalam bursa perdagangan karbon tersebut.

 

Inarno menilai potensi Bursa Karbon masih sangat besar di masa depan, dengan mempertimbangkan terdapat 3.938 pendaftar yang tercatat di Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) dan tingginya potensi unit karbon yang dapat ditawarkan.

Baca Juga: Kenang-kenangan Adnan Buat TeKa Melati Sungguminasa


Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) diresmikan Presiden Jokowi pada tanggal 26 September 2023 sebagai bentuk dukungan dalam pencapaian NDC Indonesia, yang mengakomodasi kebutuhan perdagangan karbon di Indonesia.

 

Ratusan wartawan saat mendengarkan penjelasan soal perdagangan sahame dan karbon di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta dalam rangkaian acara Guyub Bareng Media yang digelar OJK

IDXCarbon/Indonesia Carbon Exchange merupakan merek Carbon Exchange yang dijalankan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI melalui Indonesia Carbon Exchange berkomitmen mengembangkan perdagangan karbon yang transparan, tertib, dan sesuai dengan praktik dunia. Sehingga dapat membuka potensi perdagangan karbon Indonesia.

 Baca Juga: Pertamina Gunakan Artificial Intelligent Mempercepat Verifikasi QR Code

Dalam acara Guyub Bareng Media se-Jateng dan DIY yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis dan Jumat (5-6/9) lalu, ratusan wartawan berbagai media menyaksikan dan mendapat pengetahuan tentang kegiatan IDXCarbon di Gedung Bursa Efek Indonesia.


Mengutip data dari IDXCarbon, perdagangan karbon (carbon trading) menjadi salah satu cara untuk mengendalikan emisi karbon.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X