Terdapat juga dua kategori yang masing-masing dimenangkan oleh dua program, yaitu kategori Pengorganisasian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang dimenangkan oleh program Ketapang Pelastri IT Cilacap dan program Pertaharjo Berdaya Bersama AFT Ahmad Yani serta kategori Pengembangan Perjalanan Pengolahan Sampah Terpadu yang dimenangkan oleh program Pengolahan Sampah Organik menjadi Briket Biomass dari FT Rewulu dan program Berdikari Mengelola Limbah Lingkungan TPST Sumpiuh FT Maos.
IGA merupakan penghargaan yang diberikan oleh La Tofi School of Social Responsibility (LSSR) kepada perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan melalui berbagai ragam program inovatif.
Brasto mengatakan pencapaian tersebut merupakan bukti keseriusan Pertamina dalam melaksanakan program TJSL untuk membangun kemandirian masyarakat di sekitar wilayah kerja operasi Pertamina sehingga delapan depot di wilayahnya berhasil meraih penghargaan di ajang IGA 2024.
"Alhamdulillah, ini adalah hasil sinergi teman-teman di lapangan dengan masyarakat sekitar lokasi perusahaan dan juga menjadi semangat kami untuk mempersiapkan diri menghadapi pemeringkatan PROPER tahun ini,” pungkas Brasto. *
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Gelar Seminar Nickle Industry Outlook Sulawesi 2024 Bahas Peluang dan Tantangan Dalam Industri Nikel
Rayakan HUT ke-27, Pertamina Patra Niaga Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di 27 Panti Asuhan
Berbagi Berkah pada HUT ke 27 Pertamina Patra Niaga Sulawesi
Sambut Hari Gizi Nasional Pertamina Gelar Gizi Baik Award
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Ajak Masyarakat Tobelo Lebih Peduli Lingkungan