Semarang, suarapembaruan.news – Lembaran kertas bertuliskan nama anak-anak dan istri Raja Gula Asia Tenggara Oei Tiong Ham bergelayut di langit-langit sebuah ruangan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng.
Baca Juga: Syarat Wajib Sertifikasi Halal Jangan Memberatkan Pelaku UMKM
Ruangan yang berada di salah satu sudut kantor itu, semacam “museum” yang berisi tentang sejarah rumah dan pemiliknya, Oei Tiong Ham, hingga kini menjadi Kantor OJK Jateng.
Museum itu diberi nama Galeri Sejarah Gedung Kantor OJK Jateng. Letaknya bersebelahan dengan Kafe Literasi, yang juga baru dipindahkan dari belakang gedung, ke bagian sayap kiri gedung.
Baca Juga: Puluhan Petugas Linmas Pemilu di Jatim Meninggal, KSP: Batasi Usia Petugas Linmas Pemilu!
Seperti halnya galeri sejarah, kafe literasi akan dibuka untuk umum, sebagai bagian dari pelayanan OJK kepada konsumen yang ingin memahami sejarah singkat gedung dan literasi tentang beragam hal terkait keuangan, investasi bodong, pinjol, dll.
Gedung seluas 7.600 meter persegi itu berada di Jalan Kiai Saleh 12-14 Semarang. OJK Jateng menempati gedung itu pada 2016 dengan sistem sewa.
Baca Juga: Merundukkan Hati tuk Menghapus Dosa, Di Malam Laliatul Qodar, Malam Seribu Bulan yang Suci
“Baru 2018, kami membeli gedung ini dari pemilik terakhir, dengan harga sekitar Rp140-an miliar,’’ ujar Kepala OJK Jateng, Sumarjono, kepada wartawan, Kamis (29/2).
Sumarjono mengatakan, karena ditetapkan pemerintah sebagai Bangunan Cagar Budaya (BCB), maka pihaknya ikut bertanggung jawab menjaga kelestarian gedung, dengan merenovasinya, tanpa merubah bangunan aslinya.
Baca Juga: Pesta Ulang Tahun Berbuntut Penyerangan Aparat Kepolisian, 31 Warga Diamankan
‘’Gedung ini kami renovasi, tapi seluruh bangunan gedung sama sekali tidak diubah, hanya direnovasi sesuai kebutuhan kantor. Lantai gedung masih kami biarkan asli,’’ ujar Sumarjono.
Baca Juga: Petugas Panwaslu yang Hilang di Timika Ditemukan Setelah Pencarian Intensif
Dia menunjuk contoh bangunan bak mandi tempat Oei Tiong Ham dan keluarganya yang dibiarkan asli. ‘’Ini bak mandi kalau sekarang jacuzzi, kolam berendam. Dulu kalau punya kayak gini pasti orang kaya sekali,’’ ujarnya.
Artikel Terkait
Pemprov Jateng Perkuat Literasi Keuangan UKM
BSI dan UNSRI Berkolaborasi Guna Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
Polda Jatim Bongkar Investasi Bodong Arisan Love
Satgas Waspada Investasi OJK Hentikan 6.895 Usaha Jasa Keuangan Ilegal
Layani 1.772 Pengaduan Konsumen, OJK Jateng Nilai Kinerja Industri Jasa Keuangan dalam Kondisi Stabil
Buka Kran Investasi, Jateng Perkuat Kerjasama Dengan Singapura
Izin Usaha Perumda BPR Purworejo Dicabut, OJK Minta Masyarakat Tetap Tenang, Dana Nasabah Dijamin LPS