Cilacap, suarapembaruan.news - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) yang merupakan anak usaha dari SIG, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama atau Memorandum of Understanding ( MoU) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul Provinsi DI Yogyakarta, Selasa (27/2).
Baca Juga: Kotak Suara Sudah Masuk, Situasi Kabupaten Pegunungan Bintang Kondusif
Kerja sama dilakukan sebagai bagian memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024, sekaligus peresmian operasional Intermediate Treatment Facility (ITF) Pasar Niten Bantul, Yogyakarta.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Manufacturing SBI, Soni Asrul Sani dan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih yang didampingi oleh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi DI Yogyakarta dan Kabupaten Bantul, Kusno Wibowo dan Ari Budi Nugroho.
Baca Juga: Dua Caleg Muda Gerindra Raih Real Count Tertinggi Lampaui Suara Caleg Petahana
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan rasa bangganya dengan kerja sama yang terjalin antara Pemkab Bantul dengan mitra korporasi, di mana persoalan sampah yang selama ini dihadapi Kabupaten Bantul bisa mendapatkan solusi meskipun belum terselesaikan sepenuhnya.
Baca Juga: LPPM Undip Gelar Pengobatan Gratis kepada Warga Terdampak Banjir di Grobogan
"Ini terobosan dan komitmen kami untuk bersama-sama menjadikan sampah tidak hanya limbah, tapi dapat bermanfaat bagi kehidupan misalnya menjadi bahan bakar alternatif, dan itu bisa dilakukan oleh SBI,’’ kata Abdul Halim Muslih.
Direktur Manufacturing SBI, Soni Asrul Sani, menyatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini.
Baca Juga: Cedera Lutut, Vitinho Dipastikan Absen Hingga Akhir Musim
"Hal ini sejalan dengan visi kami dalam hal pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bentuk pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi di pabrik kami. SBI menjadi mitra memiliki pengalaman dalam hal ini,’’ ungkap Soni Asrul Sani.
Kabupaten Bantul yang memiliki luas wilayah 506,8 kilometer persegi dengan 17 Kecamatan memiliki potensi timbulan sampah mencapai 440 ton per hari. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya populasi di wilayah ini.
Baca Juga: Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu Gelar Bintek Penulisan Cerita Anak Berbahasa Daerah
Dengan potensi yang cukup besar, Pemerintah Kabupaten Bantul terus mencari berbagai alternatif teknologi untuk mengolah sampah menjadi lebih bermanfaat.
Artikel Terkait
Terapkan Ekonomi Sirkular, SIG Konversi Sampah Kota Jadi Bahan Bakar Alternatif
Sedekah Sampah Palembang Salurkan Buku Bacaan Kepada Anak-anak di Desa Muara Padang dan Tanjung Batu Ogan ilir , Sumsel
Bank Sampah Induk dan Dinas Kesehatan Palembang Gandeng Tangan Program Pemusnahan Berkas Tanpa Dibakar
Kelola Sampah 30 Ton Per Hari Jadi Bahan Bakar Jumputan Padat, KSP : Kota Cilegon Bisa Jadi Percontohan Daerah Lain
Pemkab Sleman Pasok 30 Ton RDF dari Sampah untuk Produksi PT SBI Pabrik Cilacap
Pemkot Semarang Minta Pemerintah Realisasikan Pembangunan Sampah Energi Listrik di Jatibarang