Durian Semarang Berpeluang Rambah Pasar Ekspor

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 23 Februari 2024 | 21:21 WIB
Kepala Bidang Jaringan Pemasaran Usaha Mikro Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM, Bony Suganda dan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat mencoba buah durian di Festival Durian 2024.
Kepala Bidang Jaringan Pemasaran Usaha Mikro Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM, Bony Suganda dan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat mencoba buah durian di Festival Durian 2024.

Semarang, suarapembaruan.news – Komoditas buah Durian dari Kota Semarang punya peluang merambah ke pasar ekspor.


"Kalau secara nasional sudah ada kota dan kabupaten yang lebih dulu, tetapi melihat potensi di Kota Semarang ini tinggal dikembangkan, pemasaran diperluas, diferensiasi produk juga harus diperkuat," kata Kepala Bidang Jaringan Pemasaran Usaha Mikro Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM, Bony Suganda, saat Festival Durian 2024 di Shelter Pos Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (23/2).


Bony mengatakan, Kemenkop UKM telah memantau pengembangan buah durian di Kota Semarang. Menurutnya, durian-durian lokal Kota Semarang seperti di Kecamatan Gunungpati dan Kecamatan Mijen berpotensi menembus pasar internasional.


Terlebih, dia menyatakan, Kota Semarang dalam sektor pertanian telah menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kerja sama penelitian di bidang pertanian itu artinya Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menaruh perhatian serius di bidang pertanian.

 

Melihat peluang yang besar tersebut, pihaknya tengah merancang road map atau peta jalan untuk pengembangan rantai pasok usaha mikro. Khuhus durian, pihaknya telah menyiapkan tiga strategi pengembangan.

 

"Pengembangan rantai pasok usaha mikro ada tiga, peningkatan SDM, peningkatan produknya, dan kemitraan ke usaha besar atau pun ke jaringan pemasaran lainnya," ujarnya.

 

Pihaknya mengapresiasi upaya pengembangan yang telah dilakukan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Terlebih telah menggandeng BRIN untuk penelitian yang dilakukan sejak pembibitan.

 

"Kami koordinasi dan kerja sama ini tidak hanya dengan Pemerintah Kota Semarang, tetapi juga pihak swasta dan akademisi, lebih tepatnya secara pentahelik," katanya.

 

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu merespon positif rencana besar dari Kemenkop UKM. Menurutnya, ada harapan bagi masyarakat Kota Semarang khususnya petani durian dan buah-buahan bisa merambah pasar mancanegara.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X