Jakarta, SUARA PEMBARUAN – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat operasional pabrik dan jaringan distribusinya di Aceh untuk merespons meningkatnya kebutuhan semen sekaligus menjaga kelancaran pasokan bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Langkah tersebut dilakukan di tengah tekanan pasokan semen di sejumlah wilayah Aceh. SIG memastikan fasilitas produksi dan distribusi tetap berjalan optimal agar kebutuhan pelanggan dan proyek pembangunan dapat terpenuhi.
Direktur Operasi SIG Reni Wulandari turun langsung mengecek kesiapan fasilitas perusahaan di PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Lhokseumawe. Ia juga meninjau packing plant PT Semen Padang di Malahayati.
Dalam kunjungan tersebut, Reni didampingi Direktur PT Solusi Bangun Andalas Edi Sarwono dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.
Reni mengatakan peningkatan permintaan semen di Aceh membutuhkan koordinasi yang kuat antara seluruh jaringan produksi, distribusi, distributor, dan mitra logistik.
“Selain mengoptimalkan fasilitas produksi dan distribusi di wilayah Aceh, SIG juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien,” ujar Reni.
SIG juga melakukan pemantauan rutin terhadap stok dan aktivitas distribusi. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk memastikan perusahaan dapat mengambil keputusan secara cepat sesuai kondisi di lapangan.
Menurut Reni, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kesinambungan pasokan semen di Aceh, terutama ketika kebutuhan pembangunan terus meningkat.
Perkuat Dukungan untuk Aceh
Komitmen SIG terhadap Aceh juga berlanjut setelah wilayah tersebut bersama Sumatra Utara dan Sumatra Barat terdampak bencana banjir pada akhir 2025.
Meski menghadapi tekanan terhadap ketersediaan dan harga bahan bakar, SIG tetap berupaya menjaga ketersediaan produk di berbagai titik penjualan di wilayah terdampak.
Reni menegaskan, sebagai perusahaan BUMN, SIG memiliki tanggung jawab untuk mendukung agenda pembangunan pemerintah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Sebagai perusahaan BUMN, kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi mendukung agenda pembangunan pemerintah, serta memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan keandalan operasional dan memastikan pasokan semen berkualitas dari seluruh fasilitas yang berada dalam ekosistem SIG Group.