Dengan skema closed loop berbasis komoditas unggulan ini, TPAKD berharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan warga.
Program kerja TPAKD Jateng 2025 mencakup:
Program reguler: Ayo Jateng Menabung, KUR, Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR), subsidi bunga pertanian.
Program unggulan: ekosistem pertanian dan kelautan, Perintis Keuangan, KKN tematik duta literasi keuangan.
Program tematik: kompetisi investasi tingkat SMA sederajat se-Jateng.
Kepala OJK Jateng, Hidayat Prabowo, menekankan bahwa peningkatan akses keuangan harus dibarengi kemudahan layanan, edukasi, dan perlindungan konsumen.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan di Indonesia mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan 80,51 persen.
OJK akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan demi percepatan inklusi keuangan, pemberdayaan ekonomi desa, dan peningkatan literasi keuangan masyarakat secara menyeluruh.*