"Kami mengucapkan terima kasih pada pemerintah atas program replanting kebun sawit, sehingga kebun sawit kami kembali produktif lagi lima tahun kedepan," ujarnya.Baca Juga: Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan Penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Bakti 2025-2030
Hal tersebut diungkapkannya karena sebelumnya sebagai petani dirinya terkendala biaya untuk melakukan peremajaan secara mandiri. "Jadi, program ini sangat membantu petani sawit untuk meremajakan kebuh sawit agar produktif di masa depan," demikian Surip.
Joko (33), petani Desa Bukit Makmur mengatakan, jumlah petani penerima manfaat di desanya sebanyak 100 kepala keluarga (KK) dengan luas kebun sawit di replanting sekitar 300 hektare.
"Kami petani kecil merasa bersyukur atas program replanting ini. Kami tidak mempunyai biaya untuk meremajakan secara mandiri, jadi program ini sangat membantu petani kecil," ujarnya.(*)