Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Memasuki usia ke-61 tahun, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN terus mempertegas perannya sebagai penggerak utama infrastruktur gas bumi nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pasokan energi, pengembangan bisnis LNG, serta perluasan jaringan energi rendah emisi guna mendukung ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman mengatakan, selama enam dekade lebih PGN terus beradaptasi menghadapi perubahan sektor energi dengan memperkuat infrastruktur, menghadirkan inovasi layanan, serta menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dalam satu tahun terakhir, PGN menjalankan sejumlah langkah strategis untuk menjaga keandalan layanan energi nasional. Perseroan mengamankan pasokan gas pipa dan LNG domestik dari berbagai sumber, seperti Tangguh dan Donggi Senoro. Selain itu, PGN juga membuka peluang pasokan baru dari Blok Masela, Andaman, WK Tungkal, pengembangan Coalbed Methane (CBM) di Muara Enim, hingga biomethane sebagai bagian dari energi masa depan.
Penguatan suplai energi tersebut diperkuat melalui sejumlah kerja sama strategis, termasuk penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dalam IPA Convex 2025, kerja sama swap gas West Natuna, hingga Head of Agreement (HOA) LNG Blok Masela bersama INPEX Masela.
Di sektor LNG, PGN juga terus meningkatkan kapasitas dan infrastruktur pendukung. Perusahaan menerima tambahan pasokan LNG domestik dan untuk pertama kalinya melakukan penerimaan kargo LNG melalui FSRU Jawa Barat. PGN juga menyelesaikan revitalisasi Tangki LNG Arun F-6004 berkapasitas 127.000 meter kubik yang diproyeksikan mendukung pengembangan LNG Hub untuk pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan.
Pada Triwulan I 2026, volume penyaluran gas bumi PGN tercatat mencapai 777 BBTUD, sedangkan volume transmisi gas mencapai 1.539 MMSCFD. Pengelolaan distribusi energi dilakukan secara optimal guna menjaga keberlangsungan operasional pelanggan di tengah dinamika ekonomi global.
Sebagai pengelola lebih dari 95 persen infrastruktur gas bumi nasional, PGN juga menambah sekitar 230 kilometer jaringan pipa baru untuk memperluas akses energi di berbagai daerah. Hingga kini, PGN menguasai lebih dari 91 persen pangsa pasar dengan wilayah operasional yang mencakup 18 provinsi dan 78 kota/kabupaten, didukung jaringan pipa sepanjang lebih dari 33.490 kilometer.
PGN turut memperluas layanan beyond pipeline melalui pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) retail untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa. Ekspansi layanan ini dilakukan di sejumlah daerah, termasuk Medan dan Bandung, guna memenuhi kebutuhan energi sektor industri, komersial, UMKM, hingga hotel, restoran, dan kafe.
Pemanfaatan gas bumi di sektor rumah tangga juga terus bertambah dengan lebih dari 820 ribu Sambungan Rumah (SR). PGN memperluas jaringan gas ke kawasan hunian modern, Rusun Wisma Atlet Kemayoran, hingga kawasan baru seperti Jatengland dan BSB City.
Tak hanya dari sisi bisnis, PGN juga mencatat pengakuan internasional dalam tata kelola perusahaan. PGN masuk dalam daftar 50 perusahaan terbuka dengan tata kelola terbaik di ASEAN serta lima terbaik di Indonesia pada ASEAN Corporate Governance Awards 2025. Selain itu, PGN juga masuk dalam daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia-Pasifik versi Majalah TIME.
Di bidang sosial, PGN terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan edukasi energi, seperti Taman Jargas Nusantara, City Gas Tour 2025, Suadesa Festival, hingga program ketahanan pangan padi biosaline di pesisir Jepara.
Menurut Fajriyah, momentum HUT ke-61 menjadi refleksi perjalanan panjang PGN dalam menyediakan energi bagi masyarakat Indonesia. Ke depan, PGN berkomitmen memperkuat integrasi infrastruktur gas bumi nasional, mendukung transisi energi, dan menjaga keberlanjutan bisnis demi mewujudkan ketahanan energi nasional.*
Artikel Terkait
Jargas PGN Makin Ngebut di Sleman, Ribuan Rumah Tangga Beralih ke Gas Bumi
PGN Borong PROPER Emas dan Hijau, Bukti Komitmen Energi Berkelanjutan
PGN Edukasi Jargas Bikin Masyarakat Jombang Makin Aman dan Hemat Energi
PGN Siap Dukung Pengembangan CNG, Tapi Minta Kajian Matang dan Infrastruktur Siap
PGN Kantongi Sertifikasi ISO 55001 Internasional, Perkuat Infrastruktur Gas Nasional