Kepala Divisi Regional Jateng–DIY KSP Nasari, Herbert Antonius Tambun, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menurutnya, bazar pangan murah ini menjadi bagian dari implementasi skema kolaborasi koperasi atau Collab-Coop yang dijalankan KSP Nasari bersama KKMP Manahan. Dalam kerja sama ini, KSP Nasari memberikan akses pembiayaan melalui program Pinjaman Talangan Eksklusif Natura (PATEN) sehingga koperasi dapat menghadirkan paket sembako murah bagi masyarakat.Baca Juga: Provinsi Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan
“Melalui skema tersebut, KKMP Manahan mendapatkan dukungan permodalan untuk menyelenggarakan program gebrak pangan murah,” ujar Herbert.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini juga memiliki dampak sosial yang lebih luas. Keramaian yang tercipta dari bazar diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat sekitar agar mengenal lebih dekat keberadaan koperasi di tingkat kelurahan.Baca Juga: InJourney Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Warga Sekitar Destinasi Wisata
“Dengan begitu, masyarakat tertarik menjadi anggota KDKMP. Keanggotaan ini nantinya akan memperkuat permodalan koperasi melalui simpanan pokok dan simpanan wajib anggota,” tambahnya.
Ketua KKMP Manahan, Nuffic Widiyo Utomo, menjelaskan bahwa sebanyak 200 paket sembako disiapkan dalam bazar tersebut. Setiap paket dijual dengan harga Rp50.000 dan berisi minyak goreng 1 liter, beras 1 kilogram, satu toples makanan ringan, serta mi instan.Baca Juga: Dipastikan Ketersediaan Energi Selama Ramadan dan Menjelang Idul Fitri untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat
Ia menilai program Gebrak Pangan Murah memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus memperkenalkan keberadaan koperasi kelurahan kepada masyarakat.
“Program ini sangat baik karena selain membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga di bawah pasar, masyarakat juga jadi mengetahui adanya Koperasi Kelurahan Merah Putih Manahan,” ujarnya.Baca Juga: Dipastikan Ketersediaan Energi Selama Ramadan dan Menjelang Idul Fitri untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat
Nuffic berharap dukungan pembiayaan dari program PATEN KSP Nasari dapat terus berlanjut agar kegiatan serupa bisa digelar kembali di masa mendatang.
Salah satu warga Manahan, Supriyohadi, mengaku merasa terbantu dengan adanya bazar sembako murah tersebut. Menurutnya, harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibanding harga di pasaran.Baca Juga: Guru Besar Farmasi UGM Khawatir Menu MBG Roti Berjamur Bahayakan Kesehatan Siswa
“Rp50.000 sudah dapat minyak goreng, beras, snack, dan mi instan. Lumayan membantu,” katanya.
Bazar Gebrak Pangan Murah ini diselenggarakan sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi menjelang bulan Ramadan. Program ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh anggota KKMP Manahan maupun masyarakat sekitar.Baca Juga: Pertamina Pastikan Stok BBM dan Elpiiji di Sumbagsel Selama Ramadan Hingga Jelang Idulfitri Aman
Artikel Terkait
Stabilkan Harga, Disperindagkop dan UKM Mukomuko Hadapi Naruta Gelar Pasar Murah Sembako
Hadapi Nataru TPID Bengkulu Gelar Pasar Murah Sembako
Selalu Ditunggu Masyarakat, Pemprov Jatim Telah Gelar 287 Pasar Murah di 38 Kabupaten/Kota
Ringankan Beban Warga Jelang Ramadan Pemkab Gowa Gelar Pasar Murah
Selama Ramadan Pemprov Bengkulu Gelar Pasar Murah Sembako