SIG Gaspol Cetak Tukang Bersertifikat, 500 Peserta Ikut Pelatihan Serentak Pecahkan Rekor MURI

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 4 Februari 2026 | 18:11 WIB
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan (kiri) menerima Piagam Penghargaan Museum Rekor–Dunia Indonesia (MURI) atas Rekor Pelatihan Tukang Bangunan Serentak di Provinsi Terbanyak
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan (kiri) menerima Piagam Penghargaan Museum Rekor–Dunia Indonesia (MURI) atas Rekor Pelatihan Tukang Bangunan Serentak di Provinsi Terbanyak

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) konstruksi terus didorong sebagai fondasi daya saing nasional menuju Indonesia Emas 2045.Baca Juga: Saran Ahli Perihal Konflik Mematikan di Way Kambas

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) menghadirkan program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan untuk meningkatkan kompetensi para pekerja konstruksi.

Sebanyak 500 peserta mengikuti pelatihan yang digelar serentak di lima daerah, yakni Kabupaten Bogor, Palembang, Bengkulu, Malang, dan Kendari.Baca Juga: BRI Puji Aksi Nyata PNM, Transformasi Ultra Mikro Kian Ngebut Sentuh Jutaan Nasabah

Program ini bahkan mencatatkan prestasi dengan meraih Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai pelatihan tukang bangunan serentak di provinsi terbanyak.

SIG menargetkan program serupa akan diperluas ke lebih dari 100 kabupaten/kota lain dengan total peserta lebih dari 5.000 ahli bangunan.Baca Juga: Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian dan Tolak Kekerasan di Keerom

Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, peserta dibekali materi dasar semen dan beton, prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), teknik konstruksi efektif, hingga praktik pemasangan material dan plesteran. Sertifikasi dilakukan melalui wawancara dan uji keterampilan langsung di lapangan.Baca Juga: PGN Kencangkan Integrasi Pipa Gas, Pasokan Energi Jawa Timur Makin Andal

Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, mengatakan program ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam membangun kompetensi tenaga ahli sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

“SIG tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan profesionalisme para ahli bangunan agar lebih kompeten dan bersertifikat,” ujarnya.Baca Juga: Dari Perahu Pesisir hingga Honai Pegunungan: Bahtera Kristoforus Diresmikan Wagub Papua Rayakan Jubileum Imamat Pastor Bunay

Sebagai holding berbagai merek semen nasional, SIG menilai keberadaan ahli bangunan sangat vital dalam mewujudkan konstruksi yang kokoh, aman, dan berkelanjutan. Karena itu, aspek K3 turut ditekankan, terutama bertepatan dengan momentum Bulan K3 Nasional 2026.

Dalam rangkaian program tersebut, SIG juga meluncurkan aplikasi Jago Bangunan yang menjadi platform pembelajaran digital bagi pekerja konstruksi. Aplikasi ini menyediakan akses e-learning, katalog produk, konsultasi teknis, hingga komunitas profesional. Saat ini, anggota komunitas Jago Bangunan telah mencapai hampir 15 ribu orang.Baca Juga: Polisi Gadungan Gasak Rp87 Juta, Tiga Pria Asal Karawang Diciduk Polres Purworejo

Peserta pelatihan praktik mengerjakan plester dinding bata ringan saat Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan SIG di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (1/2/2026).

Salah satu peserta asal Malang, Edi Purwanto (63), mengaku antusias mengikuti pelatihan pertamanya meski telah 30 tahun bekerja di dunia konstruksi. Ia menilai pembaruan pengetahuan penting seiring perkembangan teknologi dan material bangunan.

“Sekarang bahan dan cara pemasangan terus berkembang. Pelatihan ini bikin saya lebih paham material yang tepat dan cara kerjanya,” katanya.*Baca Juga: Perpustakaan 4 Lantai Rasa Kafe Hadir di Semarang, Nongkrong Sambil Baca Kini Makin Asyik



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X