Kendal, SUARA PEMBARUAN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, agar mampu mengakses layanan keuangan formal, membangun kemandirian finansial, sekaligus terhindar dari praktik ilegal yang merugikan.
Sebagai wujud nyata, OJK Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) Kendal serta Bank Jateng menyelenggarakan Edukasi Keuangan bagi Penyandang Disabilitas se-Jawa Tengah dengan tema “Bebas Finansial, Disabilitas Berdaya” di Pendopo Kabupaten Kendal, Kamis (18/9). Program ini sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah untuk memperkuat pembangunan SDM, termasuk bagi kalangan disabilitas.
Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang berlangsung tiap Oktober.
Menurutnya, semua masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, berhak memperoleh akses layanan keuangan yang mudah, aman, dan setara. Melalui edukasi, diharapkan muncul kesadaran dan kemandirian finansial guna memperkuat ketahanan ekonomi di masa depan.
Acara yang digelar secara hybrid ini diikuti siswa SLB dari seluruh Jawa Tengah, dihadiri Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi, jajaran Forkopimda, pengurus SOIna Kendal, perwakilan Bank Jateng, pendamping, serta guru.
Materi kegiatan mencakup pemaparan psikolog dan edukasi keuangan dari OJK dan Bank Jateng. Sebagai bentuk dukungan nyata, Bank Jateng juga membuka 300 rekening tabungan berikut setoran awal bagi siswa SLB di Kendal.
Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi mengapresiasi kolaborasi OJK, SOIna, dan Bank Jateng yang dinilainya sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemandirian finansial penyandang disabilitas.
Sementara itu, Bank Jateng menegaskan komitmennya menyediakan layanan perbankan yang inklusif, ramah bagi semua kalangan.
Secara serentak, kegiatan edukasi ini juga digelar oleh OJK Solo, OJK Tegal, dan OJK Purwokerto, sehingga menjangkau lebih dari 500 siswa SLB di Jawa Tengah.
OJK Jateng menegaskan akan terus memperluas sinergi dengan berbagai pihak guna memastikan literasi dan inklusi keuangan dapat dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Artikel Terkait
OJK Desak Bank Ikuti BI, Turunkan Bunga Kredit
OJK Dorong Transformasi BPD Jadi Lokomotif Ekonomi Daerah dan Penopang Daya Saing Nasional
OJK Jateng Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Hingga Juni 2025
OJK Pastikan Stabilitas Keuangan Nasional Terjaga di Tengah Dinamika Global
OJK Jateng Dorong Ekonomi Pesisir Lewat Pengembangan Rajungan di Demak dan Jepara