OJK Jateng Dorong Ekonomi Pesisir Lewat Pengembangan Rajungan di Demak dan Jepara

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Minggu, 14 September 2025 | 11:48 WIB

 


Demak, SUARA PEMBARUAN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Tengah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Tengah terus memperkuat perekonomian wilayah dengan mengembangkan komoditas rajungan di Kabupaten Demak dan Jepara.


Inisiatif ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan dari desa dan akar rumput demi pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan.

Sebagai tindak lanjut, OJK menggelar penandatanganan perjanjian kerja sama antara pelaku usaha, Industri Jasa Keuangan (IJK), dan offtaker untuk mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan, khususnya rajungan. Acara ini berlangsung di Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah, Kamis (11/9), dengan format hybrid.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Demak Eistianah, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan, pimpinan IJK yang tergabung dalam Forum Komunikasi IJK Jateng, para pelaku usaha, nelayan, dan offtaker perikanan.

Kepala OJK Jateng, Hidayat Prabowo, menekankan pentingnya ekosistem usaha yang terintegrasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


“Kerja sama antara pelaku usaha, IJK, dan offtaker ini diharapkan mampu memperkuat sektor prioritas, termasuk perikanan rajungan, sehingga memberi kontribusi nyata bagi perekonomian Jawa Tengah,” ujarnya.

Program serupa telah lebih dulu diterapkan sejak 2024 dengan pengembangan ekosistem padi dan jagung di Grobogan, lalu diperluas ke Cilacap dan Karanganyar pada 2025. Kini, giliran sektor kelautan dan perikanan menjadi fokus.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, menambahkan bahwa pemerintah daerah bersama TPAKD aktif mendorong solusi pembangunan ekonomi prioritas melalui teknologi pertanian dan perikanan, peningkatan infrastruktur, serta penguatan kemitraan antara nelayan/petani dengan lembaga keuangan maupun koperasi.

Bupati Demak, Eistianah, menegaskan potensi rajungan di Desa Betahwalang, Kecamatan Bonang, sudah menjadi motor ekonomi warga. Kerja sama ini, menurutnya, menjadi langkah penting untuk menjamin kepastian pasar, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta membuka peluang investasi di sektor perikanan.

Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya rajungan agar manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi.

Selain kerja sama pengembangan rajungan, kegiatan juga dirangkai dengan pengukuhan Campaign Manager dan Campaign Collaborator sebagai bagian dari Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan). Upaya ini bertujuan memperluas edukasi literasi keuangan secara masif, berkelanjutan, dan merata di seluruh Jawa Tengah.

“Dengan pengukuhan ini, literasi keuangan diharapkan semakin meluas, terstruktur, dan merata, sehingga tidak ada lagi kabupaten/kota yang tertinggal,” ungkap Hidayat.

Sejak 2024, TPAKD Jateng juga telah membentuk lebih dari 200 Duta Literasi Perintis Keuangan di seluruh kabupaten/kota, guna memperkuat digitalisasi dan literasi keuangan masyarakat.

OJK menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong kemandirian ekonomi desa, peningkatan literasi, dan percepatan inklusi keuangan nasional.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X