2026 Beli LPG 3 Kg Wajib Gunakan NIK, Pemerintah Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 09:46 WIB
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, ungkap rencana pembelian gas LPG di tahun 2026 harus menggunakan NIK. (Pertamina Patra Niaga)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, ungkap rencana pembelian gas LPG di tahun 2026 harus menggunakan NIK. (Pertamina Patra Niaga)

Bahlil menegaskan, pembenahan distribusi subsidi energi merupakan langkah penting agar APBN lebih sehat dan adil. “Gas dan BBM bersubsidi harus tepat sasaran. Kalau tidak, yang rugi adalah negara dan masyarakat kecil yang seharusnya dilindungi,” ucapnya.


Kebijakan berbasis NIK ini tentu menimbulkan berbagai reaksi. Sebagian pihak mendukung karena dinilai dapat mengurangi kebocoran subsidi. Namun, ada pula yang khawatir sistem baru akan menyulitkan masyarakat di lapangan.

Keluhan yang muncul antara lain soal akses teknologi. Tidak semua daerah memiliki infrastruktur digital memadai. Jika sistem pembelian sepenuhnya bergantung pada pencocokan data secara daring, dikhawatirkan akan terjadi antrean atau penolakan di tingkat agen.

Di sisi lain, ada juga kekhawatiran soal validitas data. Masih banyak warga miskin yang belum terdaftar atau datanya tidak sinkron di sistem kependudukan. Jika mereka tidak tercatat sebagai penerima, bisa jadi mereka terhambat mendapatkan hak atas LPG subsidi.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X