SIG Pasok 22 Ribu Ton Semen untuk Tol Semarang–Demak, Solusi Banjir Rob dan Macet Pantura

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:18 WIB
SIG sampai bulan Juli 2025 memasok 22.184 ton semen untuk proyek pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1 (Kaligawe–Sayung).
SIG sampai bulan Juli 2025 memasok 22.184 ton semen untuk proyek pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1 (Kaligawe–Sayung).

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Pembangunan Tol Semarang–Demak Seksi 1 (Kaligawe–Sayung) sepanjang 10,64 km terus dikebut. Proyek strategis nasional yang dibangun di atas laut ini diharapkan mampu mengurai kemacetan di jalur Pantura sekaligus mengatasi banjir rob yang kerap melanda wilayah pesisir Semarang dan sekitarnya.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjadi salah satu pendukung utama proyek ini dengan memasok 22.184 ton semen hingga Juli 2025 untuk kebutuhan konstruksi Seksi 1A dan 1B. Tol ini ditargetkan selesai pada 2027 dan memangkas waktu tempuh Semarang–Demak dari 30–60 menit menjadi hanya 10–20 menit. Dari total panjang 10,64 km, sekitar 6,7 km di antaranya juga berfungsi sebagai tanggul laut yang melindungi Kaligawe, Genuk, Sayung, hingga kawasan industri Terboyo dari genangan rob.

Sebelumnya, SIG juga terlibat dalam pembangunan Seksi 2 (Sayung–Demak) sepanjang 16,31 km yang telah beroperasi sejak 2023, dengan total pasokan semen mencapai 156.905 ton.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menegaskan bahwa tol ini merupakan infrastruktur multifungsi yang tak hanya memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, tetapi juga mendorong perekonomian daerah, membuka akses ke pusat produksi dan wisata, serta meningkatkan kualitas hidup warga. SIG mendukung proyek ini dengan semen UltraPro yang memiliki kekuatan optimal untuk ketahanan konstruksi jangka panjang.

Selain UltraPro, SIG juga menyediakan berbagai jenis semen khusus untuk mendukung infrastruktur pesisir dan tanggul laut raksasa, seperti DuPro+ SBC (tahan air laut), DuPro+ LH (tahan asam dan garam), DuPro+ HSR (untuk lingkungan ekstrem), DuPro+ MSR (untuk konstruksi tepi pantai), dan MaxStrength Pro (untuk pengecoran massal dan stabilisasi tanah). Produk-produk tersebut telah digunakan di berbagai proyek besar, termasuk Jembatan Suramadu, Jembatan Youtefa, Tol Bali Mandara, Dermaga Sanur, hingga Pelabuhan Patimban.

“Sebagai produsen bahan bangunan terkemuka, SIG menyediakan beragam pilihan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Kualitas terbaik, daya tahan tinggi, dan kekuatan optimal menjadi keunggulan yang menjadikan semen SIG pilihan tepat untuk pembangunan infrastruktur,” tutup Vita.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X