Umroh ke Tanah Suci: Undangan Allah Menghapus Dosa, Mengikis Kemiskinan dan Mengabulkan Doa

Photo Author
Bangun P Lubis, Suara Pembaruan
- Sabtu, 3 Mei 2025 | 08:44 WIB
Jamaah Umroh Mega Wisata . Foto: Dokumen ]
Jamaah Umroh Mega Wisata . Foto: Dokumen ]

 Mendengarkan tentang Balasan Umroh

Rasulullah ﷺ bersabda:“Umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan kecuali surga.
(HR. Bukhari dan Muslim)

Subhanallah. Bayangkan, jika seseorang menunaikan umroh tahun ini lalu mengulanginya tahun depan, dosa-dosanya di antara dua umroh itu diampuni — tentu dengan syarat menjauhi dosa besar dan memperbanyak taubat.

Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Orang-orang yang berhaji dan berumroh adalah tamu-tamu Allah. Jika mereka berdoa kepada-Nya, Dia mengabulkannya. Jika mereka meminta ampunan, maka Dia mengampuninya.”
(HR. Ibnu Majah – Hasan)

Baca Juga: Islam Memberikan Kedudukan Tinggi Bagi Kaum Wanita yang Shalihah

Ibadah umroh bukan sekadar ritual fisik. Ia adalah undangan dari langit. Mereka yang berangkat bukan sembarang tamu — mereka adalah dhiyaafuLlah, tamu-tamu Allah. Maka berbahagialah bagi yang telah atau akan berangkat, karena mereka telah menerima undangan penuh kemuliaan dari Ar-Rahman.

Pandangan Ulama Mengenai Umroh

Imam An-Nawawi rahimahullah menyatakan: “Umroh sangat dianjurkan dan sebaiknya dikerjakan secara berulang, terutama di bulan Ramadhan.”

Rasulullah ﷺ bersabda: “Umroh di bulan Ramadhan sebanding dengan haji bersamaku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Imam Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni menyampaikan bahwa keutamaan umroh sejajar dengan amalan-amalan besar lainnya, karena mengandung unsur pengorbanan, kesungguhan, dan doa di tempat paling mustajab di muka bumi.

Apa yang Diperoleh dari Umroh?

  1. Penghapusan dosa-dosa kecil
    Sebagaimana disebut dalam hadits, umroh menjadi sebab diampuninya dosa-dosa antara dua umroh.
  2. Pengabulan doa
    Di depan Ka’bah, di Multazam, di antara sa’i Shafa-Marwah — langit terasa terbuka. Banyak yang bersaksi bahwa doanya dikabulkan usai berumroh: dari urusan jodoh, keturunan, kesembuhan, hingga rezeki yang berlimpah.
  3. Kebersihan jiwa dan ketenangan batin
    Umroh adalah perjalanan hijrah ruhani. Ia menyucikan hati yang lelah oleh dunia. Tangis di hadapan Ka’bah, dzikir di Raudhah, dan kepasrahan sepanjang ibadah, menjadikan hati kembali jernih dan damai.
  4. Peningkatan iman dan kesadaran akhirat
    Umroh menjadi titik balik. Banyak yang pulang dengan semangat baru, lebih rajin beribadah, dan lebih sadar akan kehidupan akhirat.
  5. Bahkan, umroh bisa menjadi sebab terkikisnya kemiskinan
    Dengan keikhlasan, pengorbanan, dan keberangkatan atas nama Allah, umroh menjadi jalan pembuka rezeki yang tidak disangka-sangka.

Baca Juga: Dari Forum WCIT 2024 : Jusuf Kalla Ajak Mengakhiri Konflik di Negara-negara Islam

Mengapa Harus Menyegerakan Umroh?

Rasulullah ﷺ bersabda:“Bersegeralah kalian untuk menunaikan haji (dan umroh), karena salah seorang dari kalian tidak tahu apa yang akan menimpanya.”
(HR. Ahmad dan Ibnu Majah – Shahih)

Kesehatan, rezeki, dan kesempatan tidak selalu hadir. Maka bila ada kemampuan, jangan tunda. Siapa tahu, di antara jutaan yang berangkat, Allah memilih kita untuk pulang sebagai pribadi yang diampuni, dicintai, dan dijaga oleh-Nya.

Halaman:

Editor: Bangun P Lubis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X