seni-budaya

Ribuan Warga Kota Bengkulu Turun Meraihkan Karnaval Batik Internasional 2026

Senin, 20 April 2026 | 06:04 WIB
Karnaval Batik Internasional Tahun 2026 di Kota Bengkulu berlangsung meriah. Ribuan warga Bengkulu menyaksikan langsung kegiatan tahun ini.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARA PEMBARUAN-Ribuan warga Bengkulu memadati kawasan Jalan Soeprapto, Simpang Lima Belungguk Point, untuk menyaksikan langsung Karnawal Batik Internasional tahun 2026 yang dilaksanakan Pemkot Bengkulu.

Kegiatan ini yang dilaksanakan Sabtu (18/4/2026 malam, dibuka secara resmi dibuka oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, didampingi Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, serta Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny Tobing.

Turut hadir dalam acara Karnaval Batik Internasional tahun 2026, sejumlah bupati dan wakil bupati se-Provinsi Bengkulu, di antaranya Plt Bupati Rejang Lebong, Wakil Bupati Kaur, Bupati Bengkulu Utara, serta sejumlah kepala daerah lainnya.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Perwakilan Bank Indonesia Brngkulu, diwakili deputi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu, Ketua DPRD Kota Bengkulu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bengkulu, Kapolresta Bengkulu, Ketua Pengadilan, pimpinan instansi vertikal, Kepala BKAD Provinsi Bengkulu, Kepala BKAD Kota Bengkulu, para asisten, camat, lurah, pimpinan perguruan tinggi, serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Helmi Hasan mengapresiasi penyelenggaraan karnaval batik dan kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya UMKM.

“Acara seperti ini sangat tepat dilaksanakan. Selain menjaga budaya, kegiatan ini juga menyatukan hati dan pikiran antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini juga berperan dalam meningkatkan kunjungan masyarakat serta menjadi salah satu upaya pengendalian inflasi daerah melalui perputaran ekonomi, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Gubernur juga menilai Kota Bengkulu semakin berkembang di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pemerintah Provinsi Bengkulu, lanjutnya, siap mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan serupa di seluruh kabupaten dan kota.

Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan penghargaan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) untuk kuliner khas “Bay Tat”. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur kepada Wali Kota Bengkulu sebagai bentuk apresiasi atas upaya pelestarian budaya daerah.

Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Bengkulu yang terus dikembangkan setiap tahun dengan konsep yang lebih inovatif.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan pada malam hari dipilih agar masyarakat dapat menikmati acara dengan lebih nyaman sekaligus merasakan suasana Kota Bengkulu yang semakin hidup.

“Kegiatan ini diperkirakan dihadiri sekitar 10 ribu pengunjung, baik dari Kota Bengkulu maupun dari kabupaten lain. Ini tentu berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Karnaval Batik Internasional 2026 semakin meriah dengan parade busana kreatif berbahan batik khas Bengkulu, Besurek, serta partisipasi mahasiswa internasional yang tengah menempuh pendidikan di Kota Bengkulu. Kehadiran mereka memperkuat nuansa global sekaligus menjadi sarana promosi Batik Besurek sebagai identitas budaya unggulan Provinsi Bengkulu.

 

Tags

Terkini