regional

"Jaga Papua Damai dalam NKRI: Anis Hagabal Serukan Warga Puncak Tolak Provokasi Jelang 17 Agustus"

Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:09 WIB
Tokoh Pemuda Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Anis Hagabal (Istimewa )

Ilaga, SUARAPEMBARUAN – Tokoh Pemuda Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Anis Hagabal, mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Puncak untuk bersama-sama menghormati dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menjaga persatuan, keamanan, dan kedamaian.

Anis mengatakan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan di tengah keberagaman yang ada. Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling berkonflik, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Puncak untuk menghormati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Mari kita jadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk mempererat persatuan dan menjaga kedamaian di tengah keberagaman masyarakat kita,” ujar Anis.

Terkait adanya seruan aksi yang direncanakan pada 15 Agustus 2026, Anis mengimbau agar rencana tersebut tidak dilakukan demi menghormati momentum kemerdekaan serta menjaga situasi keamanan di Kabupaten Puncak tetap kondusif.

“Kami berharap tidak ada aksi yang dapat mengganggu ketertiban menjelang HUT Kemerdekaan. Mari kita sama-sama menahan diri dan menghargai momentum 17 Agustus sebagai hari bersejarah bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi maupun isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial maupun sumber-sumber yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

“Jangan mudah percaya dan terprovokasi oleh informasi yang belum jelas. Kita harus bisa memilah mana informasi yang benar dan mana yang dapat menimbulkan perpecahan. Jangan sampai isu atau ajakan dari pihak yang tidak bertanggung jawab merugikan masyarakat sendiri,” tegasnya.

Anis berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat, dapat mengambil peran dalam menjaga keamanan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat memicu konflik.

“Mari kita jaga Kabupaten Puncak agar tetap aman dan damai. Jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Anis mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga Tanah Papua tetap berada dalam suasana damai dan mengedepankan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari kita jaga Tanah Papua ini tetap damai dalam bingkai NKRI. Khususnya Kabupaten Puncak, mari kita bersama-sama menciptakan situasi yang aman, menghindari konflik, dan menjaga masa depan generasi muda kita,” pungkas Anis.*

Tags

Terkini

Asyiknya, PASMAN 75 Mlaku-mlaku Nang Tunjungan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:58 WIB