Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN - Mengangkat tema "Industri Keuangan Inklusif Menuju Indonesia yang Produktif", Pemerintah Daerah (Pemda) DI Yogyakarta mengisi Bulan Inklusi Keuangan (BIK) dengan acara SiBakul Financetopia. Bersamaan dengan ini, juga di launching maskot Teras Malioboro ‘Mas Temo’, yang diharapkan bisa menjadi brand awareness yang merepresentasikan keramahan dan kebudayaan Masyarakat Yogyakarta.
Seperti dipaparkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi, kegiatan Sibakul Financetopia ini diikuti oleh 500 UMKM dan 16 Lembaga Jasa Keuangan (LJK). Hal ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengembangkan UMKM, demi mendorong pertumbuhan ekonomi di DIY dan menjawab beberapa tantangan perekonomian global maupun domestik yang perlu diantisipasi.
dalam rangka hari inklusi keuangan Pemda DIY melalui Dinas koperasi dan UKM yang didukung Dana Keistimewaan, berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia mengambil tema “Financetopia” yang merupakan gabungan dari kata Finance dan Utopia.
“Makna tema ini adalah suatu dunia atau komunitas keuangan yang nyaris sempurna,” paparnya.
Dengan adanya berbagai macam UMKM yang ada di DIY, itu semakin memperkuat eksistensi satu kesatuan dari UMKM DIY. Kepala Dinas Koperasi dan UKM dari kabupaten/kota pun sudah melakukan beberapa intervensi sebagai bentuk komitmen. “Harapannya program yang direncanakan bisa tepat sasaran, kegiatannya tepat dan pastinya tepat waktu,” ucap Srie.
Dengan tagline “Akses Keuangan Merata, UMKM Sejahtera” diharapkan SiBakul Financetopia melalui program-programnya dapat memberikan kesempatan emas bagi UMKM di DIY untuk mendapatkan pendanaan dari berbagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di DIY.
Kepala Perwakilan BI DIY, Ibrahim menyampaikan, SiBakul Financetopia menjadi sebuah langkah konkret untuk mengembangkan UMKM yang ada di DIY. Program ini yang terintegrasi dengan SIKP akan membuka potensi yang lebih luas bagi para pelaku UMKM terhadap kredit usaha rakyat. Dengan begitu UMKM DIY akan bisa lebih mudah berkembang dengan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau.
“Sesuai dengan komitmen kami, kami akan mendukung penuh terutama dalam akses pembiayaan, Bank Indonesia juga melihat potensi besar UMKM dalam menciptakan lapangan kerja. Dengan hadirnya integrasi ini, saya percaya bahwa kolaborasi SiBakul dan SIKP akan menjadi platform yang dapat memperkuat UMKM dan meningkatkan daya saing yang lebih luas di pasar global,” ujar Ibrahim.
Sementara itu, Kepala OJK DIY Eko yunianto menyebut tagline SiBakul Financetopia “Akses Keuangan Merata, UMKM Sejahtera”, selaras dengan tema bulan inklusi keuangan 2024.
“Agenda ini diharapkan memberikan kesempatan bagi UMKM di DIY untuk mendapatkan informasi produk dan layanan jasa keuangan dari berbagai lembaga jasa keuangan. Acara ini menjadi event untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi UMKM,”jelasnya.
Mas Temo
Pada kesempatan ini juga menjadi momentum bagi Teras Malioboro 1, sebagai satu wadah eko-bisnis UMKM di Kawasan Malioboro yang menjadi salahsatu binaan Dinas Koperasi dan UKM DIY untuk memperkenalkan “Mas Temo” yaitu Maskot Teras Malioboro yang kedepan dapat menjadi satu strategy Teras Malioboro untuk terus berinovasi menjaga eksistensi Teras Malioboro 1.
Mas TeMo hadir dengan konsep robot berpakaian lurik dan batik, menjadi representasi misi
Artikel Terkait
Tenant Teras Malioboro 1 Dilatih Tingkatkan Manajemen Produksi
Pemda DIY Ajak Tenant Teras Malioboro Perluas Jaringan Bisnis
Kebut Kualitas Pemda DIY beri Pelatihan SDM Tenant Teras Malioboro