Realisasi PAD Gowa Capai Angka Menggembirakan
Bali – SUARA PEMBARUAN. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencapai angka yang menggembirakan jika dilihat dari realisasi selama dua tahun berturut-turut (2022-2023). Kenaikan itu tak lepas dari kerja cerdas dan efek inovasi yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Gowa melalui implementasi Peraturan Daerah (Perda).
Pengembangan inovasi peningkatan PAD melalui Peraturan Daerah Kabupaten Gowa No.10 Tahun 2022 tentang Zona Nilai Tanah (ZNT) dan Penetapan Standar Umum Nilai Transaksi Pertanahan dan Properti, turut mendongkrak pencapaian realisasi PAD Gowa tahun 2022 sebesar Rp 146,2 miliar lebih dari target sebesar Rp 135, 6 miliar lebih. Tahun 2023 PAD Gowa mampu direalisasi sebesar Rp 164,3 miliar lebih dari target sebesar Rp 163,5 miliar lebih.
Sedangkan penerimaan PPHTB 2022 yang ditargetkan sebesar Rp 51,3 miliar, mampu terealisasi Rp 61,7 miliar lebih. Demikian juga ditahun 2023, target Rp 61,4 miliar lebih dan terealisasi sebesar Rp 68 miliar lebih.
Data ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gowa Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa di Fashion Hotel, Badung, Bali, Jum'at (27/9).
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) berada di Bali untuk memimpin rapat teknis APKASI triwulan keempat 2024, sekaligus memimpin Rakor PAD Gowa Tahun 2024.
Menurut Adnan, para pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus memiliki kemampuan untuk memahami karakteristik daerah, dengan mengetahui situasi dan kondisi wilayah maka akan lebih mudah dalam menggali potensi-potensi peningkatan PAD.
"Kita harus mengetahui apa yang menjadi karakteristik daerah kita. Tidak mungkin kita mampu menaikkan PAD jika tidak memahami situasi dan kondisi wilayah Kabupaten Gowa," ujar Bupati dua periode itu.
Strategi Adnan
Dihadapan peserta Rakor PAD Gowa Tahun 2024, Sekjen para bupati dan wali kota itu menyampaikan beberapa strategi yang harus dilakukan dalam peningkatan PAD di Gowa dan bisa difokuskan pada beberapa sektor kunci, seperti pengembangan pariwisata unggulan, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta melakukan inovasi-inovasi peningkatan PAD termasuk optimalisasi NPWP Cabang, pengaturan zona nilai tanah, peningkatan pelayanan dan penagihan, serta pemutakhiran data wajib pajak.
“Kita harus melihat potensi yang bisa kita kembangkan. PAD sangat penting karena akan digunakan untuk membiayai program-program pembangunan yang telah kita rencanakan, sesuai dengan visi dan misi daerah," tambah Adnan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gowa juga mengingatkan para peserta rakor untuk memanfaatkan kesempatan rakor ini dengan baik. "Saya harap setelah kembali, bapak dan ibu lebih giat lagi mencari sumber-sumber PAD yang baru untuk meningkatkan pendapatan daerah," pesannya.
Kepala Bapenda Kabupaten Gowa, Indra Wahyudi Yusuf, menjelaskan bahwa rakor ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan, bertujuan untuk menyamakan persepsi antara target dan realisasi PAD, serta memberikan edukasi terkait perubahan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 tentang Anggaran Keuangan Pemerintah Daerah.
"Ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan sebagai upaya membangun komunikasi yang efektif diantara para pengelola PAD, untuk mendapatkan pemahaman yang sama dalam mendukung kebijakan peningkatan PAD demi mewujudkan kemandirian daerah yang ditandai dengan besarnya kontribusi PAD termasuk para camat bisa memberikan edukasi kepada masyarakat terkait adanya kenaikan PBB,” katanya.
Indra Wahyudi Yusuf menyebutkan, berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa agar PAD mampu tercapai, seperti melalui upaya intensifikasi atau menjalakan apa yang sudah baik dan ekstensifikasi yakni akan terus menggali lebih banyak potensi-potensi yang selama ini lose control, terutama di sektor resto, hotel, villa, dimana masih banyak masyarakat yang belum sadar terkait kewajibanya membayar pajak.