Longsor Susulan, Akses Transportasi Curup-Muara Aman Ditutup

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Sabtu, 25 Mei 2024 | 09:26 WIB
Akses Tansportasi Cuup-Muara Aman Ditutup kembali akibat terjadi longsor susulan
Akses Tansportasi Cuup-Muara Aman Ditutup kembali akibat terjadi longsor susulan


Bengkulu, suarapembaruan.news- Akses transportasi Curup-Muara Aman, Kabupaten Lebong, Bengkulu kembali ditutup selama tiga hari, sejak Kamis (23/5/2024) karena terjadi longsor susulan di Kecamatan Rimbo Pengadang.

Akibat longsor susulan tersebut, badan jalan di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang kembali tertimbun tanah ribuan meter kubik, sehingga kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas di jalur tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu, Herwan Antoni di Bengkulu, Sabtu (25/5/2024) membenarkan hal tersebut. "Selama 3 hari jalur Curup-Muara Aman, kita tutup total karena badan jalan di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang kembali tertimbun tanah longsor," ujarnya.

Ia mengatakan, ditutup jalur Curup-Muara Aman selama 3 hari, agar kegiatan pembersihan timbunan tanah longsor di badan jalan di Desa Talang Ratu tidak terganggu, dan dapat dituntaskan dalam waktu singkat.

Selain itu, penutupan akses transportasi di jalur ini juga dilakukan untuk mempercepat pembukaan jalan baru di sekitar tanah longsor, sehingga meski terjadi longsor susulan tidak menutup badan jalan lagi, seperti terjadi saat ini.

"Sekarang ada 3 unit alat berat kita kerahkan di lapangan untuk menyingkirkan timbunaan tanah longsor susulan dan pemotong tebing untuk jalan baru. Kita upayakan Minggu (26/5/2024) akses transportasi Curup-Muara Aman sudah kembali normal," ujar mantan Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu ini.

Seperti diketahui sejak dua bulan ini sudah beberapa kali akses transportasi Curup-Muara Aman putus, akibat terjadi tanah longsor di Kecamatan Rimbo Pendagang. Ribuan kubik tanah longsor tersebut menutup badan jalan sehingga praktis jalur tersebut putus.

Terakhir longsor susulan terjadi pada Kamis (23/5/2024) akibat hujan lebat melanda wilayah Rombo Pengadang. Akibatnya, arus transportasi di daerah ini kembali putus.

Untuk menyingkirkan timbunan tanah di badan jalan tersebut, BPBD Bengkulu bersama instansi terkait saat ini tengah bekerja menyingkirkan timbunan tanah di badan jalan dan melakukan pemotongan tebing jalan agar badan jalan menjadi lebar.

Dengan demikian, jika terjadi longsor badan jalan tidak tertimbunan tanah seperti sekarang ini, sehingga akses lalu lintas kendaraan roda dua dan empat di jalur ini dapat berjalan normal seperti biasa.(*)

 

 

 

 

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X