Semarang, suarapembaruan.news - Banjir di sejumlah titik yang melanda Kota Semarang mulai surut. Beberapa akses jalan kini sudah mulai bisa dilintasi kendaraan dengan normal.
Hal itu terjadi seiring meredanya hujan dan 28 pompa yang bekerja menyedot genangan air di kawasan yang terdampak banjir.
Baca Juga: Pemkot Semarang Bersama TNI-Polri Bangun Dapur Umum untuk Korban Banjir Kota Semarang
Dari pantauan di beberapa titik, genangan air di Kawasan Kota Lama utamanya di Stasiun Tawang sudah hilang. Kemudian genangan air akibat luapan Banjir Kanal Barat (BKB) di Jalan Madukoro juga sudah surut.
Di kawasan Sawah Besar yang sempat tergenang akibat luapan Banjir Kanal Timur (BKT) juga mulai normal. Namun, di perkampungan masih tergenang banjir.
Baca Juga: Pakar UGM: Selama PBB Tidak Tegas, Konflik Palestina-Israel Tidak Pernah Usai
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta kepada semua pihak untuk tetap siaga, meski banjir mulai surut.
Mbak Ita mengatakan, penanganan banjir dilakukan secara masif dengan mengaktifkan pompa-pompa yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dan BBWS Pemali-Juana.
Pompa ini akan terus menyala hingga banjir di kawasan tersebut surut.
Baca Juga: Siap-siap, Puncak Musim Kemarau 2024 Mundur
“Seperti banjir akibat limpasan Banjir Kanal Timur pada Rabu malam lalu. Dengan kapasitas pompa yang besar, karena di sana kan ada tiga pompa untuk kota, kemudian ada dua punya BBWS, akhirnya berangsur surut. Tentu kita terus menerus melakukan pemompaan, sehingga bisa segera normal kembali,” ujarnya usai mendampingi Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana meninjau titik-titik banjir di wilayah Kota Semarang, Jumat (15/3).
Lalu banjir di wilayah Jalan Madukoro sebelumnya memang air tidak bisa dibuang ke sungai Banjir Kanal Barat, karena terjadi limpasan. Kemudian ia meminta didatangkan pompa portable agar air yang menggenang bisa disedot.
Lebih lanjut, dirinya mengakui saat ini tengah fokus menangani banjir di Kawasan Kaligawe.
Artikel Terkait
Terdampak Banjir, RSI Sultan Agung Beri Perpanjangan Pasien Rawat Inap
Ibu dan Anak Jadi Korban Meninggal Akibat Terseret Banjir di Kabupaten Pekalongan
158.137 Warga Kota Semarang Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ekstrim
Polda Jateng Terjunkan Personel Ditsamapta, Bantu Warga Terdampak Banjir di Pekalongan
Pemkot Semarang Bersama TNI-Polri Bangun Dapur Umum untuk Korban Banjir Kota Semarang