390 Jemaah Haji Kloter 3 Embarkasi Padang, Sumbar Tiba di Bengkulu

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Minggu, 7 Juni 2026 | 10:41 WIB
Sebanyak 390 jemaah haji kloter 3 Ambarkasi Padang, Sumbar tiba di Bengkulu, dan disambut Asisten III Pemprov Bengkulu, di Bandara Fatmawati setempat.(Foto/Ist)
Sebanyak 390 jemaah haji kloter 3 Ambarkasi Padang, Sumbar tiba di Bengkulu, dan disambut Asisten III Pemprov Bengkulu, di Bandara Fatmawati setempat.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARA PEMBARUAN-

Penyambutan dilakukan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, mewakili Gubernur Bengkulu. Pada kesempatan itu, para jemaah secara resmi diserahkan kembali kepada pemerintah kabupaten/kota untuk dipulangkan ke daerah asal dan berkumpul bersama keluarga.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, H. Intihan, melaporkan Kloter PDG 03 berjumlah 390 orang yang terdiri dari jemaah asal Kota Bengkulu dan petugas kloter. Rombongan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang pukul 12.35 WIB sebelum diberangkatkan ke Bengkulu dengan dua penerbangan.

Intihan menyampaikan seluruh jemaah tiba dengan selamat. Namun, satu jemaah asal Kota Bengkulu masih menjalani perawatan di Al Jami Hospital, Arab Saudi, karena kondisi kesehatan dan akan dipulangkan setelah mendapat izin tim medis. Ia juga mengapresiasi seluruh petugas haji yang telah mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Khairil Anwar mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Ia berharap nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, haji harus membawa perubahan positif bagi pribadi, keluarga, dan masyarakat.

Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan pasca perjalanan panjang serta menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan haji. Di akhir acara, suasana haru dan bahagia mewarnai pertemuan jemaah dengan keluarga setelah lebih dari 40 hari menjalankan ibadah di Tanah Suci.

 

 

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X