Bengkulu, suarapembaruan.news - Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022, Polda Bengkulu besarta jajaran menggelar vaksinasi massal Covid-19 dan pengobatan gratis untuk masyarakat Bengkulu.
Kegiatan ini vaksinasi massal dan bakti sosial ini, digelar di dua titik, yakni di halaman Mapolres Kota Bengkulu dan Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu. Acara ini dihadiri Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.
Gubernur Rohidin di Bengkulu, Minggu (19/6/2022) mengharapkan kegiatan ini dalam rangka mencapai angka capaian vaksinasi di daerah ini, karena semakin banyak warga yang divaksin, maka angka capaian bisa melebihi rata-rata nasional.
Namun, Rohidin tidak menjelaskan secara pasti angka capaian vaksinasi Covid-19 baik dosis I,II dan III saat ini di Provinsi Bengkulu.
"Yang pasti, pertama kita menyampaikan selamat ulang tahun untuk Bhayangkara tahun 2022. Kita berterima kasih kegiatan dalam rangka HUT Bhayangkara ini sosial kemanusiaannya tinggi sekali, termasuk dukungan bagaimana mencapai target vaksin booster karena Bengkulu masih di bawah rata-rata nasional, termasuk dosis 2," ujarnya.
HUT Bhayangkara di Bengkulu, selain menggelar kegiatan vaksinasi dan pengobatan gratis juga melaksanakan kegiatan donor darah di kantor PMI dan Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu.
Gubernur Rohidin menambahkan, Pemprov Bengkulu akan mendukung kertersediaan sarana dan prasarana terkait fasilitas penyimpanan darah. Saolnya, banyak masyarakat peduli dan siap untuk mendonorkan darahnya, tetapi masih terbatas tempat penyimpananya.
"Tadi, disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Bhayangkara, bagaimana Pemprov Bengkulu, pemkab dan pemkot di provinsi ini berkolaborasi untuk penyediaan alat, karena antusias dan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan daranya sudah tinggi, tetapi penyimpanan hasil donor itu yang perlu kita siapkan," tambah Rohidin.
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Agung Wicaksono dalam kesempatan tersebut, mengajak masyarakat yang belum melakukan vaksinasi Covid-19 untuk segera mendapatkan vaksin, baik dosis 1, dosis 2 maupun vaksin booster.
Soalnya, saat ini muncul subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang telah masuk ke Indonesia, yakni di Bali, sehingga masyarakat yang belum divaksin Covid-19 baik dosis I,II dan boster segera mendapatkan vaksin tersebut, agar terhindar dari ancaman terpapar virus corona tersebut.
"Untuk Bengkulu, mudah-mudahan tidak ada, karena saat ini masih nol. Semoga dengan adanya booster ini minimal bisa mencegah jangan sampai yang sudah sehat kembali terpapar. Saya harap keluarganya yang belum mendapat vaksin agar diajak untuk disuntik vaksin," ujar Kapolda Bengkulu.
Taat Prokes
Sebelumnya, Komandan Korem 041 Gamas Bengkulu, Brigjen TNI Ahmad Budi Handoyo mengimbau masyarakat daerah ini agar taat melaksanakan prokes Covid-19, di antaranya memakai masker meski kasus corona di daerah ini sudah mendekati zero.
"Saya mengimbau masyarakat Bengkulu, agar tetap taat melaksanakan prokes jika berada di tempat ramai dan di luar rumah guna mengantisipasi tidak terpapar Covid-19 varian baru," katanya kepada wartawan saat acara Cofe Morning, Jumat lalu.
Danrem menambahkan, meski kasus Covid-19 di Bengkulu, sudah dibilang zero, tapi masyarakat tidak boleh mengabaikan prokes, terutama masker jika berada di tempat keramian dan berada di luar rumah.
"Dengan taat menerapkan prokes dan mencuci tangan, Insya Allah kita akan terhindar dari ancaman terpapar virus corona. Apalagi saat ini, sudah ada varian baru dari Covid-19, sehingga kita harus taat menerapkan prokes," demikan Danrem 041 Gamas Bengkulu. (SPnews/Usmin)