Gusril Pausi Sangat Layak Pimpin Partai Golkar Provinsi Bengkulu Gantikan Rohidin Mersyah

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Rabu, 9 April 2025 | 06:50 WIB
Bupati Kaur, Gusril Pausi dinilai layak Pimpin Ketua DPD I Golkar Provinsi Bengkulu menggantikan Rohidin Mersyah pada Musda yang digelar dalam waktu dekat ini.(Foto/Ist)
Bupati Kaur, Gusril Pausi dinilai layak Pimpin Ketua DPD I Golkar Provinsi Bengkulu menggantikan Rohidin Mersyah pada Musda yang digelar dalam waktu dekat ini.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Menjelang Musda DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu, yang akan dihelat pada April ini, sejumlah nama kandidat Ketua DPD I Golkar Provinsi Bengkulu untuk menggantikan Rohidn Mersyah mulai muncul kepermukaan, salah satunya Bupati Kaur, Gusril Pausi.

Gusril Pausi selain menjabat Bupati Kaur juga sebagai Ketua DPD II Kabupaten Kaur. Gusril dikalangan Partai Golkar Provinsi Bengkulu, tidak asing lagi karena sudah sejak lama bergabung dengan partai berlambang pohon berngin ini.

Sejak Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah dinonaktifkan DPP karena tersandung hukum, saat ini posisi Ketua DPD I Provinsi Bengkulu mengalmi kekosongan dan untuk menjalankan roda organisasi partai, maka Ketua Umum DPP Partai Golkar Pusat, telah menunjuk pelaksanakan tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Bengkulu, Yahya Zaini hingga terpilih Ketua DPD I Partai Golkar Bengkulu baru hasil musda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Baca Juga: Bupati Rachmat Riyanto Wajibkan ASN dan PPPK Menetap di Bengkulu Tengah, Pemkab Siapkan Rumah Tanpa Uang Muka

Menyikapi hal ini tidak lama lagi DPD I Partai Golkar akan menetapkan Ketua yang baru melalui musda, dengan dua alternatif dalam menentukan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu, yakni melalui sistem pemilihan langsung atau penunjukan langsung dari Ketua Umum DPP Golongan Karya.

Tentunya dalam menduduki posisi Ketua DPD I Partai Golkar harus memiliki beberapa kriteria untuk memimpin partai tertua dalam sejarah Demokrasi di Indonesia.

Menurut Aditya yang merupakan kaum milenial generasi “Z”, sosok Gusril Pausi, M.AP sangat cocok menduduki posisi Ketua DPD I Partai Golkar di Provinsi Bengkulu. Gusril Pausi satu-satunya sosok pemimpin yang mampu membawa Partai Golkar di Provinsi Bengkulu lebih baik untuk menuju era keemasan, mengingat Gusril Pausi memiliki kemampuan intelektual yang tidak diragukan lagi.

Baca Juga: Wagub Bengkulu Soroti Gedung Mewah Dinas PUPR, Sementara Jalan Rusak Parah

Hal ini terbukti Gusril Pausi berhasil memperoleh suara terbanyak dan menang telak pada pemilihan bupati dan wakil bupati Kaur masa bakti 2025-2030 pada pilkada 27 November 2024 masa.

"Kemenangan pada Pilkada 2024 ini merupakan priode keduanya dalam menjabat Bupati Kaur, dan telah menorehkan sejarah baru dalam kepemimpinan Kabupaten Kaur, mengingat Gusril Pausi merupakan satu-satunya Bupati Kaur yang berhasil menduduki kursi kepemimpinan dua periode di Bumi Sease Sehijean," kata Aditya, Selasa (8/4/2025).

Gusril Pausi, saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkat Kabupaten Kaur. Pada Pemilu legislatif 2024 lalu, Partai Golkar meraih suara terbanyak di Kabupaten Kaur, sehingga menghantarkan sejumlah kader partai berlambang pohon beringin ini duduk sebagai anggota legislatif kabupaten setempat masa bakti 2024-2029 mendatang.

Baca Juga: 11 Pendulang Emas Tewas Dieksekusi TPNPB Organisasi Papua Merdeka

Dari hasil Pileg tersebut, Gusril Pausi mampu mengantarkan kadernya terpilih menjadi Ketua DPRD Kaur dua priode berturut-turut. Atas prestasi ini, Gusril Pausi tidak perlu diragukan lagi untuk memimpin DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu.

"Bermodalkan segudang prestasi dalam karir politik, kami dari Generasi “Z” berharap Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia memilih secara langsung sosok kharismatik dari Kabupaten Kaur ini menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu menggantikan Rohidin Mersyah," ujarnya.

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

X