peristiwa

Pedagang Tahu Krispi Tewas usai Ditabrak Mobil MBG di Bekasi Timur

Kamis, 14 Mei 2026 | 22:36 WIB
Menyoroti insiden kecelakaan yang diduga melibatkan mobil MBG menabrak lapak UMKM di kawasan Bekasi Timur. (Instagram.com/@bekasi.terkini)

 

Bekasi, SUARA PEMBARUAN - Kecelakaan yang diduga melibatkan mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi perhatian publik setelah video dan foto kondisi lokasi kejadian viral di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @bekasi.terkini pada Rabu, 13 Mei 2026, terlihat sejumlah lapak UMKM hancur berantakan setelah ditabrak kendaraan operasional MBG.

Insiden tersebut mengakibatkan seorang pedagang bernama Sanoeri (41) meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka berat yang dialaminya.

Korban diketahui sehari-hari berjualan tahu krispi dan otak-otak di lokasi kejadian. Pria yang akrab disapa Owi itu menghembuskan napas terakhir di RS Siloam Sentosa Bekasi Timur pada Selasa, 12 Mei 2026.

Kepergian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Sanoeri diketahui meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih balita.

Kakak korban, Sunendar (51), sebelumnya mengungkapkan bahwa adiknya berada dalam kondisi koma sejak pertama kali dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Sunendar, korban mengalami luka serius terutama pada bagian kepala akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi.

Ia juga menyebut pihak rumah sakit telah berupaya maksimal memberikan penanganan medis sebelum akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.25 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil MBG dengan pelat nomor B 9007 TXZ melaju dari arah Jalan Nusantara menuju Duren Jaya melalui Jalan Pulau Kalimantan Raya.

Seorang saksi mata bernama Rudi mengatakan kendaraan tersebut melaju cukup kencang sebelum akhirnya menghantam lapak para pedagang di pinggir jalan.

Menurutnya, mobil pertama kali menabrak lapak milik Sanoeri yang menjual tahu krispi dan otak-otak. Setelah itu kendaraan kembali menghantam lapak ayam goreng milik pedagang lain berinisial NA (33).

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menyampaikan hasil pemeriksaan sementara terkait penyebab kecelakaan.

Ia menjelaskan pengemudi mobil berinisial WS (57) mengaku panik setelah melihat sepeda motor melintas secara mendadak di depan kendaraannya.

Halaman:

Tags

Terkini