peristiwa

Wahana Rainbow Slide Ambruk di Ketapang: Kegembiraan Pasar Malam Berubah Jadi Kepanikan

Senin, 20 Oktober 2025 | 06:46 WIB
Menyoroti kasus robohnya wahana permainan Rainbow Slide di Ketapang, Kalimantan Barat yang bikin heboh warganet di media sosial. (X.com/B3doel)

 

 

Ketapang, SUARA PEMBARUAN — Suasana riang di pasar malam Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mendadak berubah menjadi kepanikan massal. Wahana perosotan pelangi (Rainbow Slide) tiba-tiba ambruk saat dipadati pengunjung pada Sabtu malam, 18 Oktober 2025.

Dalam hitungan detik, tawa anak-anak dan keluarga berubah menjadi jeritan ketakutan. Rekaman video yang viral di media sosial memperlihatkan rangka logam bagian tengah melengkung sebelum akhirnya patah, menyebabkan seluruh struktur wahana roboh.

Cahaya warna-warni yang semula memeriahkan malam itu berganti menjadi lampu darurat ketika petugas dan warga mengevakuasi korban yang terluka.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengonfirmasi sejumlah pengunjung mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Air Upas untuk mendapatkan perawatan.


“Kami telah mengamankan lokasi dan memanggil penanggung jawab wahana serta sejumlah saksi untuk dimintai keterangan,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).

Harris menegaskan, seluruh wahana di pasar malam tersebut ditutup sementara waktu hingga proses pemeriksaan rampung.

Peristiwa di Ketapang menambah daftar panjang kecelakaan di wahana permainan rakyat di Indonesia. Insiden ini menjadi pengingat serius tentang lemahnya sistem pengawasan dan standar keselamatan yang sering diabaikan demi mengejar keuntungan.

Fakta di lapangan menunjukkan, banyak wahana pasar malam beroperasi tanpa audit teknis dan sertifikasi keselamatan yang memadai. Akibatnya, potensi bencana selalu mengintai setiap kali masyarakat mencari hiburan di tempat-tempat semacam ini.

Catatan Kecelakaan Wahana yang Terulang


1. Konstruksi Rapuh di Tulungagung

Awal tahun 2024, Asia Eropa Park di Tulungagung, Jawa Timur, luluh lantak diterjang angin kencang pada 3 Januari 2024.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa itu memperlihatkan rapuhnya struktur wahana yang dibangun dari bahan ringan.

Kepolisian setempat menilai insiden tersebut sebagai bukti lemahnya perencanaan teknis dan pengawasan terhadap kelayakan konstruksi sebelum izin operasi dikeluarkan.

2. Wahana Anak Ambruk di Banyuwangi

Halaman:

Tags

Terkini