Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Warga sempat digegerkan oleh ledakan besar yang mengguncang kawasan pemukiman di Jalan Talas II RT 03 RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (12/9/2025) dini hari.
Sekitar pukul 05.15 WIB, suara dentuman keras merobohkan tiga rumah dan merusak sedikitnya sepuluh rumah di sekitarnya. Hebohnya, sempat muncul dugaan bahwa insiden tersebut dipicu oleh meteor jatuh yang menimpa salah satu rumah warga. Namun, kepolisian langsung turun tangan untuk mengusut penyebab sebenarnya.
1. Rumah Porak-Poranda, Batu Terpental
Mahmud (64), salah satu korban, mengisahkan rumahnya luluh lantak setelah terdengar ledakan keras. Atap hancur dan batu-batu beterbangan menghantam sekitarnya. “Meledak kencang banget. Batu-batu pada mental,” ujarnya. Saat itu ia baru saja bersiap salat Subuh, namun membatalkan niatnya karena suara ledakan yang menggetarkan.
2. Lingkungan Gelap Diliputi Abu, Muncul Dugaan Meteor
Setelah dentuman, suasana mendadak gelap tertutup abu. Mahmud bersama keluarganya pun bergegas keluar rumah. Karena penyebab belum jelas, warga hanya bisa menduga-duga. Salah satu spekulasi yang ramai dibicarakan kala itu adalah adanya meteor jatuh. “Katanya kayak meteor, cuma belum tahu juga,” tutur Mahmud.
3. Puluhan Warga Mengungsi, Satu Korban Jiwa
Dampak ledakan membuat 54 orang dari 16 keluarga harus mengungsi ke Mushola Da’arun Naim. Warga bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang hancur. Tercatat tujuh orang mengalami luka dan dilarikan ke RS Hermina serta RS Tarakan. Malangnya, seorang korban bernama Agus meninggal dunia pada 19 September 2025 setelah dirawat akibat luka bakar 90 persen.
4. Polisi Ungkap Penyebab: Kebocoran Tabung Gas
Setelah penyelidikan, Puslabfor Polri memastikan ledakan bukan disebabkan meteor, melainkan kebocoran tabung gas LPG 12 kilogram. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang menyebut, akumulasi gas di ruang tertutup yang kemudian tersulut pemantik kompor memicu ledakan dahsyat. “Ledakannya bisa sebesar itu karena ada penumpukan gas sebelum tersulut api,” jelas Victor.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan tabung gas, guna mencegah insiden serupa terulang.