Diduga Keracunan MBG, 28 Santri Ponpes di Jombang Dilarikan ke Rumah Sakit

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Minggu, 8 Maret 2026 | 20:04 WIB
Puluhan santri di Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah, Jombang, dirawat di RS PKU Muhammadiyah Mojoagung setelah diduga mengalami keracunan makanan saat berbuka puasa.
Puluhan santri di Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah, Jombang, dirawat di RS PKU Muhammadiyah Mojoagung setelah diduga mengalami keracunan makanan saat berbuka puasa.

“Keluhannya sudah berkurang dan kondisinya membaik, tetapi masih perlu observasi lanjutan,” katanya.

Sementara itu, pihak kepolisian bersama dinas kesehatan setempat masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti insiden tersebut.

Kapolres Jombang, Ardi Kurniawan, menyampaikan bahwa tim kepolisian dan tenaga medis telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengambil sejumlah sampel makanan dari lokasi.

Beberapa menu yang diperiksa antara lain nasi rawon hingga telur asin yang menjadi bagian dari paket MBG.

Seluruh sampel tersebut kemudian dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan secara ilmiah.

“Semua sampel kami siapkan untuk pemeriksaan lebih lanjut agar dapat diketahui penyebabnya secara pasti,” ujar Ardi.

Meski gejala yang dialami para santri mengarah pada keracunan makanan, hasil uji cepat sementara terhadap sampel makanan belum menunjukkan adanya kandungan bahan kimia berbahaya.

“Dari hasil rapid test sementara tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya seperti formalin, sianida, nitrat maupun arsenik,” jelasnya.

Hingga kini, pihak kepolisian maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium guna memastikan penyebab pasti insiden keracunan tersebut.



Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X