Bastem Diterjang Longsor, Diduga Puluhan Warga Tertimbun

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Senin, 26 Februari 2024 | 11:25 WIB
Warga berusaha menggali korban tanah longsong di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem, Luwu, Senin (26/02/2024). (Foto Ist)
Warga berusaha menggali korban tanah longsong di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem, Luwu, Senin (26/02/2024). (Foto Ist)

Luwu-Suarapembaruan.news.Intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir menyebabkan longsor di Desa Bonglo, Kecamatan Basse Sangtempe' (Bastem) Utara, Senin (26/02/2024) pagi diduga puluhan warga tertimbun.

Informasi sementara yang dihimpun SP.news dari lokasi kejadian, tanah longsor mendadak terjadi dan menimbun beberapa warga serta kendaraan bermotor yang sedang melintas di lokasi kejadian.

Sumber setempat mengatakan, sebelum longsor besar terjadi, pengendara yang melintas di jalur itu terlihat antri untuk melewati jalan yang terhambat lumpur dan timbunan tanah akibat longsor kecil. Tak disangka tiba-tiba bukit disekitarnya terbelah dan menimbulkan longsor yang lebih besar, menimbun pengendara serta pejakan kaki yang sedang melintas dan banyak yang tidak sempat menyelamatkan diri.

Ditemukan Tiga Korban

Pemerintah setempat belum memberikan keterangan resmi soal jumlah korban dalam insiden itu. Aparat setempat bersama warga masih melakukan pencarian korban dan hingga pukul 11.00 wita dikabarkan sudah tiga korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Sebuah video rekaman warga yang menyaksikan kejadian itu memperlihatkan detik-detik longsor besar terjadi, terlihat jelas pergerakan tanah yang tiba-tiba menimbun sejumlah sepeda motor yang sedang berusaha melewati lokosi, suara perekam video menyebutkan bahwa orang yang tertimbun diperkirakan mencapai 10 orang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, Aminuddin mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi kejadian itu Senin pagi dan langsung menuju lokasi.

Badan SAR Nasional (Basarnas) di wilayah sekitarnya yang menerima informasi bergegas ke lokasi. Informasi yang disampaikan Basarnas Makassar, pagi ini juga mengirim personil untuk membantu pencarian.

Basarnas Kota Palopo menyampaikan bahwa telah berada di lokasi membatu warga melakukan pencarian korban dan pertolongan. "Kami sudah berada di lokasi dan bersama warga melakukan pencarian korban " kata Kepala Kantor Basarnas Palopo.

Basse Sangtempe' atau Bastem adalah suatu kawasan pada lokasi di lereng sebelah timur dari Gunung Latimojong, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kawasan ini umumnya dihuni oleh suku Toraja yang tergabung dibawah pemerintahan Kedatuan Luwu. Kawasan Basse Sangtempe' ini adalah daerah subur untuk tanaman kopi, tanahnya mengandung biji emas.

Kawasan Basse Sangtempe terdiri dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Bassesangtempe Kecamatan Latimojong dan Basse Sangtempe Utara. (SP.news/MK Said)

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Simulasi OKD, Sigap Dalam Penanganan Kebencaanaan

Selasa, 24 September 2024 | 22:11 WIB

Gunung Bancak Terbakar, Damkar Tak Sanggup Tembus Sasaran

Minggu, 15 September 2024 | 09:00 WIB

Kebakaran di Area Pelabuhan Paotere Makassar

Senin, 26 Agustus 2024 | 21:43 WIB

Perahu Motor Berpenumpang Karam di Perairan Takalar

Minggu, 4 Agustus 2024 | 18:58 WIB

Dua Gadis Maros Ditelan Kolam Air Terjun Jami

Sabtu, 13 Juli 2024 | 16:02 WIB

Basarnas Cari Warga yang Melompat ke Sungai

Minggu, 28 April 2024 | 20:59 WIB

JK Serahkan Bantuan Korban Banjir Demak

Rabu, 20 Maret 2024 | 22:50 WIB
X