Untuk itu, PSSI juga akan menerapkan sistem licensing klub pada tahun depan.
Klub yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi pengurangan poin. Ini menjadi bagian dari upaya PSSI untuk menstandarisasi kualitas klub-klub di Liga Indonesia.
Proses Penyelesaian Kompensasi
Mengenai kompensasi, Erick menjelaskan bahwa pengacara dari kedua belah pihak akan segera bertemu untuk menyepakati besaran dan detail kompensasi yang sesuai dengan nilai kontrak Shin Tae Yong.Baca Juga: Mulai 2025, Usia Pensiun Naik Jadi 59, Berikut Ini Berbagai Manfaat yang Diterima Pensiunan
“Coach Shin Tae Yong menandatangani surat terima, dan pengacara masing-masing pihak akan berdiskusi untuk menyelesaikan masalah kompensasi ini,” ujarnya.
Erick menekankan bahwa PSSI tetap akan melaksanakan kewajiban kepada Shin Tae Yong dengan baik, dan berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan damai.
Selain itu, dia juga menambahkan bahwa PSSI akan terus menjaga komitmen yang telah dibuat demi menjaga citra baik federasi.Baca Juga: DPD Partai Golkar Bengkulu Segera Gelar Musda Pilih Ketua Baru Gantikan Rohidin Mersyah
Biaya Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI
Sebagai konsekuensi dari pemutusan kontrak ini, PSSI diharuskan untuk membayar kompensasi sebesar Rp88 miliar kepada Shin Tae Yong.
Jumlah ini merupakan sisa kontrak yang masih berlangsung selama dua tahun, berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada April 2024.
Shin Tae Yong pertama kali bergabung dengan Timnas Indonesia pada tahun 2020, setelah direkrut oleh Ketua PSSI saat itu, Mohammad Iriawan.Baca Juga: Apakah Penderita HMPV Perlu Melakukan Isolasi Seperti Penderita Covid-19? Ini Pencegahan dan Pengobatannya!
Dengan gaji awal sekitar Rp1,15 miliar per bulan, Shin Tae Yong diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam sepak bola Indonesia.
Hasilnya, Timnas Indonesia berhasil berkompetisi di ajang-ajang bergengsi seperti Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berkat prestasinya yang konsisten, Erick Thohir kemudian memperpanjang kontraknya hingga 2027, dengan kenaikan gaji menjadi Rp2 miliar per bulan.Baca Juga: Plt Gubernur Bengkulu Ajak Masyarakat Terus Bergotong Royong Majukan Kabupaten Kepahiang
Namun, meskipun telah mendapatkan perpanjangan kontrak, keputusan pemecatan akhirnya diambil oleh PSSI.
Artikel Terkait
Patrick Kluivert Calon Kuat Gantikan STY? Intip Perbandingan Karier Kepelatihan Shin Tae-yong vs Patrick Kluivert
Pemecatan PSSI ke STY Viral di Medsos, Jeje: Tidak Ada yang Tahu Sekacau Apa Pikiranku
Pemain Timnas Susah Move On saat Ditinggal STY: Cerita Ernando yang Diminta Operasi Bahu hingga Jadi Sosok Berharga Bagi Rizky Ridho
Jurnalis Italia Fabrizio Romano Bocorkan Info, Benarkah Patrick Kluivert Jadi Pelatih Pengganti STY?
Dibawah Pelatih Baru, Timnas Bakal Meroket atau Merosot? Ini Sepak Terjang STY Bawa Garuda Naik 46 Peringkat di Ranking FIFA!