Buku itu mengabadikan kisah hidup dan prestasinya, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Kepergian Henky Timisela meninggalkan duka mendalam. Ia dikenang bukan hanya sebagai mesin gol timnas, tetapi juga pribadi yang mengabdi melalui jalur berbeda usai sepak bola.
Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, namun semangat dan dedikasi sang “Wonder Boy” akan selalu menjadi bagian dari sejarah emas sepak bola Tanah Air.
Artikel Terkait
Erick Thohir Kenang IGK Manila: Sahabat, Mentor, dan Sosok Loyal di Balik Kejayaan Persija dan Timnas
27 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia untuk Hadapi Kuwait dan Lebanon, Paes dan Ole Absen
Vanenburg Tegaskan Pemain Naturalisasi Harus Bersaing Sehat di Timnas U-23
Timnas Indonesia Hadapi Tekanan Berat di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kluivert Fokus Rangkai “Puzzle” Keseimbangan Tim
Marselino Dicoret, Kluivert Tegaskan Seleksi Timnas Berdasar Performa Klub