nasional

Dukung Percepatan Swasembada Pangan, Polri akan Rekrut Bintara Kompetensi Khusus  

Jumat, 1 November 2024 | 17:48 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Kapolri Listio Sigit kerja sama percepatan swasembada pangan yang digagas Presiden Prabowo. (Ist)

 

Jakarta – SUARA PEMBARUAN – Swasembada pangan dalam waktu 3-4 tahun menjadi komitmen Presiden Prabowo Subianto awal dia dilantik MPR. Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian, Babinsa, dan Bhabinkatibmas yang memiliki kontribusi mewujudkan ketahanan pangan di masyarakat.

"Saya sangat berterima kasih kepada Mentan dan para penyuluh pertanian. Saya mengapresiasi bahwa misi anda sangat mulia. Apalagi dibantu oleh para Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai motor penggerak dalam ketahanan pangan nasional," ujar Presiden Prabowo, dikutip dari keterangan pers SSDM Polri, Rabu (23/10/2024).

Mendukung percepatan swasembada pangan yang digagas Presiden Prabowo, Polri sudah menyiapkan sejumlah langkah. Di antaranya, segera melakukan sosialisasi perekrutan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus).

"Sedang dirancang maupun disusun untuk menindaklanjuti program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, kemarin sudah dipaparkan rencana akan merekrut Bakomsus yang berasal dari pertanian. Bakomsus adalah bintara kompetensi khusus, yang berasal dari pertanian," ungkap Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho kepada wartawan di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2024).

Sandi menerangkan Polri telah melakukan kerja sama dengan berbagai kementerian dan pihak terkait lainnya guna mengetahui lembaga-lembaga pendidikan yang fokus di bidang pertanian dan ahli gizi. Dia mengatakan hal ini sedang dirancang oleh Asisten Kapolri Bidang SDM.

"Rencana, kickoff akan disampaikan bulan November ini, akan disosialisasi dan kemudian di bulan Desember sudah mulai perekrutan untuk bisa mendapatkan calon-calon terbaik untuk mengawali soal ketahanan pangan maupun untuk masalah keahlian di bidang gizi," ujar Sandi.

Sementara itu, Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan akan merekrut Bakomsus SMK Pertanian. Sehingga, harapnya, semakin banyak generasi baru Polri yang menguasai kemampuan di bidang pertanian.

"Dengan tambahan satu kompetensi SMK Pertanian, minimal dia akan lebih cepat lagi bisa beradaptasi dengan masyarakat pertanian karena dia sudah punya background pengetahuan yang cukup. Oleh karena itu, saya minta tolong dipersiapkan, didata SMK-SMK Pertanian yang ada di provinsi masing-masing itu ada berapa?" terang Irjen Dedi.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri mendukung program pemerintah terkait percepatan swasembada pangan. Langkah Polri untuk mendukung program itu dengan bekerja sama Kementerian Pertanian.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit dalam video conference di Mabes Polri, Senin (28/10). Jenderal Sigit langsung mengumpulkan seluruh jajarannya di tingkat polda dan polres melalui video conference pada hari pertama setelah mengikuti retreat Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah.

Jendral Sigit menyampaikan beberapa arahan, salah satunya terkait percepatan swasembada pangan. Jenderal Sigit mengatakan bagi polda atau polres yang di daerahnya ada wilayah Perhutani, wilayah PTPN, atau tanah milik daerah yang belum termanfaatkan agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Jenderal Sigit mengungkap akan melombakan terkait ketahanan pangan ini. Selain itu, Polri juga akan melaksanakan rekrutmen personel yang memahami tentang pertanian untuk mendukung program tersebut.

Selanjutnya, kata Jenderal Sigit, Polri akan melakukan rekrutmen ahli-ahli yang memahami gizi melalui jalur SIPSS atau Bakomsus terkait program makan bergizi gratis yang menjadi prioritas pemerintah.

Halaman:

Terkini