"Saya optimistis beberapa hal yang saya sampaikan ini akan dapat dilaksanakan jika paslon Rachmat-Tarmizi terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Benteng pada pilkada 27 November 2024 mendatang. Pasalnya, paslon ini sudah memiliki program jelas untuk membangun Benteng lima tahun kedepan," ujar Soleh dalam orasi politiknya.
Untuk calon lain, katanya saya tidak tahu persis seperti apa programnya untuk membangun Bengkulu Tengah." Kalau program satu desa satu ambulance, mustahil dapat diwujudkan setelah menjadi bupati, karena harga satu mobil ambulance ratusan juta rupiah. Darimana uangnya, dana APBD Benteng saja masih ratusan miliar per tahun," ujarnya.
Jadi, katanya, kalau membuat janji-janji politik itu, jangan yang sulit direalisasikan, tapi buatlah janji yang wajar dan dipastikan
dapat direalisasikan bila terpilih menjadi kepala daerah, seperti jalan mulus, jaminan kesehatan gratis, pemberian pakian seragam sekolah gratis dan lainya.
Karena itu, Muhammad Soleh mengingatkan masyarakat Benteng jangan salah pilih dan dukung paslon Rahmat-Tarmizi menjadi bupati dan wakil bupati Benteng lima tahun kedepan pada pilkada 27 November mendatang. "Saya gransinya jika Rachmat-Tarmizi menjadi bupati dan wakil bupati Benteng tidak kometmen dengan janji politiknya, saya bersama partai politik pengusung mengingatkanya," tambahnya.
Sementara itu, calon bupati Benteng, Rachmat Riyanto mengatakan, dirinya bersama Tarmizi sudah mempersiapkan konsep jelas untuk membangun Benteng lima tahun kedepan, salah satunya jalan mulus dan beberapa program lainnya yang akan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berjanji bila terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Benteng, jalan-jalan di setiap kecamatan di Benteng akan mulus dan diaspal hotmix. Ini janji kami begitu dilantik kami akan bekerja untuk merealisasikan janji ke masyarakat," ujarnya.
Karena itu, masyarakat Benteng tidaak perlu ragu-ragu lagi untuk mendukung dan memenangkan paslon Rachmat-Tarmizi pada pilkada nanti, karena kami sudah memiliki konsep jelas untuk membangun Benteng lima tahun kedepan agar bisa sejajar dengan kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
"Paslon Rachmat-Tarmizi bukan calon keleng-kaleng, tapi calon yang sudah teruji dan memiliki pengalaman dalam pemerintahan dan legislatif. Kami berdua sudah berbuat banyak dalam membangun Benteng, Sekarang kami berdua ingin berkarya untuk membangun Benteng lebih baik lagi dari sekarang," tamnbah Rachmat.(SP/Min)