nasional

Mentan Bantu Alat Pertanian Senilai Rp 65,4 Miliar untuk Petani Gowa

Jumat, 11 Oktober 2024 | 20:12 WIB
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan diatas combine harvester, mesin panen serba guna saat panen padi di Desa Sunggumanai, Gowa, Jumat (11/10/2024). (Ist)

Gowa- SUARA PEMBARUAN. Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman bersama Kepala Badan Pertahanan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran dan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gowa, Jum'at (11/10).

Tamu istimewa itu didampingi Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, Staf Khusus Mentan Bidang Ketahanan Pangan Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Yudiawan dan sejumlah pejabat dari Kementan. Mereka disambut Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Forkopimda Gowa, Pimpinan SKPD, Camat Lingkup Pemkab Gowa, kepala desa/lurah se-Kabupaten Gowa dan penyuluh pertanian serta ribuan masyarakat Kabupaten Gowa.

Rombongan terlebih dulu melakukan panen menggunakan combine harvester, alat ini memiliki daya kerja tinggi dan bisa menekan biaya hingga 70 persen sekaligus menanaman padi di Dusun Sailong, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang bersama masyarakat. Setelah itu menuju Lapangan Pemuda Kecamatan Pattallassang.

Sumber dari Kementan mengatakan, target luas tambah tanam (LTT) di Gowa tahun 2024 yaitu 70.087 hektare. Khusus di Patalassang seluas 5.034 hektare dengan luas baku sawah sekira 32.903 hektare.

Realisasi tanam Januari-September 2024 mencapai 28.424,30 ton. Dari realisasi tanam tersebut maka realisasi panen Januari-September 2024 sebanyak 187.558 ton.

Hal inilah yang menarik perhatian Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman untuk memberi bantuan peralatan mesin pertanian dan bibit unggul kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dan petani Kabupaten Gowa dengan total bantuan senilai Rp 65,4 miliar.

Adapun bantuan tersebut yakni 41 unit combine harvester, 20 unit pompa air, 20 unit traktor roda dua, bibit padi inbrida untuk 15.849 ha, benih jagung hibrida 25.110 ha yang diserahkan secara simbolis untuk 18 kecamatan.

Menuju Lumbung Pangan

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengatakan, bantuan ini untuk memastikan stok pangan Indonesia aman, khususnya di Kabupaten Gowa sekaligus menuju Indonesia lumbung pangan dunia.

"Kami terus bergerak ke seluruh Indonesia dan sekarang sudah 11 bulan kami keliling untuk memastikan pangan kita aman. Mimpi kita paling lambat tiga tahun ke depan Indonesia akan swasembada pangan, bahkan kita akan menjadi lumbung pangan dunia nantinya," ujar Mentan.

Menurut Mentan, salah satu upaya yang dilakukan yakni secara bertahap melakukan transformasi pertanian dari tradisioanal menjadi modern yang dimulai dengan menggunakan alat-alat pertanian berteknologi tinggi salah satunya bantuan yang diberikan hari ini.

"Kontretnya di Gowa akan di klaster dimulai dengan 5.000 hektar lahan modern. Semuanya tidak lagi menggunakan tradisional, tanam pakai, kemudian panen seperti tadi menggunakan combine harvester,  dan mengolah menggunakan traktor. Jadi klaster yang kami bangun adalah sejajar dengan negara maju sehingga nanti petani-petani dan para pemuda mau bertani karena menggunakan teknologi tinggi. Karena yang terpenting adalah dalam pertanian modern, kami libatkan generasi milenial dan generasi Z," jelas Mentan RI.

Jumat Berkah

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Menteri Pertanian RI. Menurutnya, bantuan tersebut akan membantu meningkatkan stok pangan di Gowa.

Halaman:

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB