nasional

Bumi Perkemahan HM Yasin Limpo di Cadika Jadi Miniatur Buper Cibubur

Jumat, 30 Agustus 2024 | 16:18 WIB
Ketua Mabicab, Adnan Purichta memasang Tanda Kehormatan Lencana Pancawarsa kepada mereka yang telah memberikan dharma baktinya untuk kemajuan pramuka, dan penyematan Lencana Pramuka Garuda. (Ist)

Adnan Buka Jambore Cabang Gowa XIII Tahun 2024

Gowa – Suarapembaruan.news. Revitalisasi Bumi Perkemahan (Buper) HM Yasin Limpo di Cadika sedang dilakukan dan akan menjadi miniatur Buper Cibubur, tahun ini ditargetkan rampung sebelum masa kepemimpinan Adnan di Gowa berakhir.

"Dalam kepemimpinan saya sebagai bupati kabupaten Gowa, kami telah melaksanakan pembangunan Bumi Perkemahan HM Yasin Limpo dan InsyaAllah tahun ini akan selesai sehingga pusat-pusat kegiatan, pelatihan kepramukaan baik tingkat ranting, maupun tingkat nasional se Indonesia Timur dapat dilaksanakan di Buper Cadika ini," ujarnya.

Pelaksanaan revitalisasi Cadika itu disampaikan Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang juga Bupati Gowa saat membuka Jambore Cabang (Jamcab) Gowa XIII Tahun 2024 di Bumi Perkemahan HM Yasin Limpo, Cadika, Kecamatan Bajeng, Jum’at (30/8).

Buper Cadika mengabadikan nama HM Yasin Limpo, pejuang sekaligus tokoh pramuka nasional asal Sulsel dan juga kakek Adnan Purichta. Lokasi buper tak jauh dari Sungguminasa, pusat kota Kabupaten Gowa, itu akan dijadikan pusat kegiatan, pelatihan kepramukaan baik tingkat ranting, maupun tingkat nasional se Indonesia Timur sekaligus berfungsi sebagai lokasi wisata edukatif.

“Mudah-mudahan ini memotivasi kita semua, karena melalui gerakan Pramuka inilah kita mampu membangun SDM yang lebih baik, dan lebih unggul menyambut Indonesia Emas tahun 2045 yang diharapkan SDM nya jauh lebih baik dibandingkan yang ada hari ini," harap Adnan.

Menurutnya, Jambore Cabang (Jamcab) Gowa XIII Tahun 2024 merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang sebagai sarana pembinaan bersifat rekreatif dan edukatif di alam terbuka yang dikemas dalam suatu perkemahan dengan menitikberatkan pada kegiatan persaudaraan, kerukunan dan juga perdamaian.

Siswa yang tergabung dalam pramuka akan sangat bermanfaat dalam mengembangkan potensi diri. Organisasi pramuka akan membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya para generasi di Kabupaten Gowa.

"Suatu kebahagiaan dan kebanggaan karena tahun ini jambore cabang kembali dilaksanakan di Gowa setelah terakhir dilaksanakan tahun 2015 lalu. Ini tentu bentuk komitmen kita untuk membangun sumber daya manusia yang lebih baik, lebih maju dan lebih unggul lagi di masa yang akan datang tentunya melalui organisasi Pramuka ini," ungkapnya.

Pada pembukaan Jamcab ini Adnan menyerahkan penghargaan Tanda Kehormatan Lencana Pancawarsa kepada beberapa yang telah memberikan dharma baktinya untuk kemajuan pramuka, dan penyematan Lencana Pramuka Garuda dalam upayanya meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik yang diikuti oleh Pramuka Penggalang penegak.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad, mengatakan, Jambore Cabang XIII ini mulai dilaksanakan 28 Agustus sampai  1 September, mengangkat tema "Riang, Inovatif, Kreatif dan Berprestasi" tujuannya untuk membentuk sikap dan perilaku, meningkatkan kemandirian keterampilan persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang, serta komitmen terhadap Penghayatan dan pengalaman kode kehormatan pramuka yaitu Satya Dharma Pramuka.

Taufik melaporkan, peserta perkemahan Jamcab ke-XIII tahun 2024 ini berjumlah 2.232 orang, terdiri atas panitia pelaksana 80 orang, peserta 1.880 orang yang terdiri 235 regu dari 150 pangkalan SMP, dan SD se-Kabupaten Gowa sebanyak 232 orang, pimpinan dan staf kontingen ranting 40 orang.

Arah kegiatan Jambore Cabang Gowa tahun 2024 yakni penguatan dan pengembangan diri peserta dalam hal pengetahuan dan kecakapan kepramukaan kebangsaan, keterampilan hidup, kepedulian sosial dan lingkungan, serta kewirausahaan dikembangkan dengan pendekatan riang, inovatif kreatif, berprestasi.

Jambore diisi kegiatan galang bela negara, galang humanity, galang petualangan hebat, galang wawasan dan teknologi, penyajian makanan tradisional, permainan tradisional, galang wisata, dan tradisi Jambore pentas seni dan cerita unggun api., jelas Taufik. (SP.news)

Halaman:

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB