Ditambahkan, satu di antara yang menjadi ukuran itu adalah langkah strategis yang dibuat oleh pemerintah dalam langkah reforma agraria yakini adanya pelaksanaan PTSL, pendaftaran tanah dengan sistem selengkap.
“Dan itu ternyata sangat berhasil, artinya dari 125 juta bidang selama 4 tahun terakhir ini sudah dapat dikerjakan oleh Kementerian ATR BPN ini sebanyak 108 juta bidang sampai dengan tahun 2023 dan pertengahan 2024 ini,” tegasnya.
Dan terkait dengan di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional yang segera akan menjadi Politeknik, ke depannya pemerintah membutuhkan para ahli dalam melakukan pelatihan serius karena sekolah tinggi ini relevan. (*)