Jayapura,suarapembaruan.news - Menjadi Penjabat Gubernur di Provinsi Papua Barat hanya dua tahun, namun prestasi yang diukir Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si sangat membanggakan. Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw dilantik Mendagri Tito Karnavian pada 22 Mei 2022 lalu menjadi PJ Gubernur Papua Barat bersama empat pejabat gubernur lainnya yaitu PJ Gubernur Banten Dr Al Muktabar, PJ Gubernur Bangka Belitung Dr Ridwan Jamaluddin, PJ Gubernur Goron talo Hamka H Noer dan PJ Gubernur Sulawesi Barat Dr. Ahmad Malik.
‘’Ini Amanah yang harus dijalankan,’’ ujar Waterpoauw saat kembali dilantik menjadi penjabat Gubernur Papua Barat berdasarkan Surat Keputusan Presiden Joko Widodo Nomr 39/P Tahun 2023, 12 Mei 2022 lalu. Menyebut nama Komjen Paulus Waterpauw yang terbayang adalah sosok dengan capaian-capain karir yang gemilang. Sosoknya selain tinggi besar juga menginspirasi orang asli Papua, bahkan semua orang yang mengenalnya bahwa segala usaha yang dilakukan tidak akan mengecewakan.
Setelah dilantik pada Mei 2022, Pulus bergerak cepat untuk penyelenggaraan dua iven internasional di Manokwari yaitu Pra KTT ke 4 Youth 20 dan Internasional Women atau W-20.
W-20 sukses diselengarakan pada 8-9 Juni 2022 disusul kesukseskan gelaran Y-20 pada 17-18 Juni 2022. NSepanjang dua tahun bertugas menjadi Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus setia menjalankan instruksi negara yang fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem, pengurangan stunting, ketahanan pangan hingga inflasi.
IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Papua Barat mengalami peningkatan dari 62,99 pada 2017 menjadi 65,89 pada 2022 dengan rata-rata peningkatan per tahun 0,84 persen.
Waterpauw bekerja keras untuk penurunan jumlah penduduk miskin di Papua Barat sebanyak 7.038 jiwa yaitu dari 221.136 jiwa pada Februari 2022 menjadi 214.098 jiwa pada Februari 2023.
Berdasarkan data Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGM) Dinas Kesehatan, ada 544 dari 2.659 balita stunting telah dinyatakan sembuh dengan tingkat keberhasilan 20,46 persen. Maka, angka prevalensi stunting Papua Barat saat ini turun menjadi 15,53 persen pada September 2023.
Ia melanjutkan keberhasilan lainnya yaitu merumuskan 21 peraturan daerah khusus (perdasus) dan peraturan daerah provinsi (perdasi) sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 106 dan 107 Tahun 2021. Perumusan produk hukum daerah tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua.
Pada bidang infrastruktur, terdapat 9 proyek yang sementara diselesaikan yaitu perpanjangan landasan pacu Bandara Rendani Manokwari, pembangunan jalan lingkar luar Manokwari, dan pembangunan pasar sentral modern Sanggeng.
Selanjutnya revitalisasi ruang terbuka publik Lapangan Borarsi Manokwari, perbaikan gelanggang olahraga dan lapangan Sanggeng, dan pengaktifan balai latihan kerja.
Selama menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat, Waterpauw mendapatkan penghargaan di dalam negeri maupun luar negeri. Penghargaan dari pemerintah pusat terkait pengendalian inflasi di awal 2022. Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM tahun 2022 terkait kebijakan perlindungan kekayaan intelektual (HAKI).
Dari luar negeri, ia meraih penghargaan Global Gold Blue Park dari Marine Conservation Institute tahun 2022 bersama pemerintah pusat dan Pemda Kabupaten Raja Ampat (Provinsi Papua Barat Daya). Masih ada lagi beberapa penghargaan seperti Jamsostek (2022), Menko Perekonomian (2022) terkait penyelesaian ketidaksesuaian pemanfaatan ruang.
Menangkan Partai Golkar
Setelah pensiun dari pemerintahan Jenderal Berbintang Tiga didaulat pimpin Partai Golkar, dan partai yang dipimpin Komjen Pol (Purn) Drs Paulus Waterpauw Golkar meraih kemenangan mutlak dalam Pemilu 2024 di provinsi Papua Barat. Juga berhasil meraih kursi terbanyak di DPR Papua Barat dan meraih satu kursi DPR RI.
Dengan ini, Partai Golkar akan kembali memegang kendali kebijakan politik daerah lima tahun ke depan. Partai Golkar memperoleh dukungan besar dari rakyat, yang memberi pengakuan dan kepercayaan dalam memimpin dan mewakili aspirasi rakyat.