Surabaya, suarapembaruan.news -Penjabat (Pj) Sekdaprov Jatim, Bobby Soemiarsono, melepas keberangkatan 250 pemudik dan 150 motor mudik gratis, moda kapal laut KMP Wicitra Dharma I. Rute yang ditempuh dari Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, menuju Pulau Raas, Sumenep, Madura, Selasa (2/4/3024).
"Secara perdana kami memberangkatkan mudik gratis moda laut KMP Wicitra Dharma I dari pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas dengan kapasitas angkut 250 orang dan 150 kendaraan roda dua dalam satu kali perjalanan," kata Bobby.
Mudik gratis jalur laut yang diselenggarakan Pemprov Jatim dilaksanakan mulai tanggal 2-20 April 2024 dengan total penyelenggaraan 14 trip keberangkatan dengan 7 kali perjalanan pergi-pulang.
Kalau di total rangkaian mudik gratis kapal laut rute pelabuhan Jangkar-Raas mengangkut 2.100 motor roda dua. Sedangkan jumlah total seat yang disediakan mencapai 3.500 penumpang.
Bobby, mengajak seluruh warga masyarakat yang mudik ke Pulau Raas atau dari Raas ke Jawa untuk mengikuti program Mudik Bareng Gratis Pemprov Jatim bertema Mudik Ceria. Selain gratis juga lebih aman.
"Karena kita menggunakan armada yang tentunya sudah terstandar kelaikannya, dan jadwalnya pasti. Selain itu juga gratis," ungkapnya.
Ajakan tersebut juga dibarengi dengan imbauan, agar seluruh penumpang maupun awak kapal yang menggunakan kapal laut mengutamakan faktor keselamatan pelayaran.
Sebab, tujuan mudik adalah bertemu sanak keluarga. Hal itu bisa tercapai jika selama perjalanan dapat dilalui dengan selamat.
"Apalagi faktor cuaca tidak menentu. Jangan melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tegasnya.
Lebih lanjut, Bobby menambahkan agar seluruh kelaikan kapal laut diperhatikan dengan benar.
Keselamatan pelayaran menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, peralatan dan aturan standar keselamatan harus disediakan dan dilaksanakan selama pelayaran.
Sementara itu, Bupati Situbondo Karna Siswandi mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemprov Jatim yang peduli dan berinisiatif menggelar mudik gratis sehingga masyarakat Jatim, utamanya kepulauan lebih terlayani terkait mudik gratis.
Salah satu penumpang mudik gratis Rahman (30) bersama istri serta anaknya yang berasal dari Pulau Raas mengaku senang dengan layanan mudik gratis.
Rahman yang sehari-hari menjual sembako di Bali, akhirnya bisa kembali mengikuti program mudik gratis ini. (SPnews/TK)