nasional

Saya Akan Bertemu Megawati Sebagai Jusuf Kalla, Tidak Ada Hubungan Dengan Golkar

Jumat, 1 Maret 2024 | 19:09 WIB
JK tidak akan membawa nama institusi saat bertemu Mega. (Foto RG)

 

Jakarta-Suarapembaruan.news. Rencana Wapres RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) bertemu Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarno Putri mendapat sorotan dari politisi Partai Golkar, Idrus Marhan. Mantan Menteri Sosial itu menuding JK akan mengatasnamakan Partai Golkar saat bertemu dengan Mega.

Menjawab tudingan Idrus Marham, JK yang juga sesepuh Partai Golkar itu menyatakan bahwa dia tidak akan membawa-bawa nama institusi mana pun dalam rencana pertemuannya dengan Megawati. Saya akan bertemu atas nama diri pribadi sebagai seorang Jusuf Kalla dan tidak ada hubungan dengan Partai Golkar.

Hal itu disampaikan JK kepada wartawan setelah memberi sambutan pada acara pembukaan Muktamar Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (01/03/ 2024).

"Saya datang sebagai Jusuf Kalla, apa urusan saya dengan partai politik", tegas JK yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar 2004 – 2009 menggantikan Akbar Tandjung.

JK memang selalu menjadi sorotan para politisi dan manuver politiknya sangat diwaspadai, apalagi sejak dia menyatakan sikap mendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1,  Anis Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Mengenai kapan dirinya akan bertemu dengan ketua Umum PDI-P, JK belum memberikan waktu yang pasti. Namun JK mengungkapkan bahwa ia dan Megawati sudah bertemu secara hati karena sama-sama menginginkan kebaikan untuk negara.

"Kita selalu bertemu di hati, yang penting apa yang kita cita-citakan sebuah negara yang baik demokratis dapat dicapai", ungkapnya. (SP.news/MK Said)

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB