nasional

Seramnya Sarang KKB, Tak Ciutkan Polwan Untuk Tetap Mengabdi

Jumat, 1 Maret 2024 | 06:57 WIB
Aktitas Polwan saat berada di SD YPPK Santo Agustinus, Kampung Yapimakot, Distrik Serambako Kabupaten Pegunungan Bintang (Humas Polda Papua)



Pegunungan Bintang,suarapembaruan.news - Tiada hari tanpa adanya perjuangan,  sedetik yang dilewatkan tak dapat digantikan. Itulah yang menjadi motivasi Polisi Wanita (Polwan) menuju wilayah Seram yang merupakan satu wilayah dari Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan yang letaknya tidak jauh dari ibu kota Kabupaten yakni, Oksbil.

Sebagian besar masyarakat di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang menyebut wilayah ini dengan nama Seram dikarenakan kepanjangan dari nama Seram adalah Serambakon.

Serambakon merupakan salah satu distrik atau kecamatan di kabupaten pegunungan Bintang dan terdapat 8 kampung yakni, Kampung, Modusit, Okatem, Parim, Seramkatop, Siminbuk, Wanbakon, Yakmor, dan Yapimakot dengan ibu kota kecamatan yaitu, Wanbakon.

Dari tempat inilah, pada tahun 2023 lalu, berbagi aksi teror dan kriminalitas dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengakibatkan, warga berpindah tempat ke tempat yang lebih aman, sekolah ditutup dan sebagian dibakar, rumah, kios dan fasilitas pemerintah lainya juga menjadi korban kekejaman KKB.

Hingga penembakan terhadap maskapai penerbangan. Pada bulan oktober 2023, Satgas Ops Damai Cartenz-2023 berhasil menewaskan 5 anggota KKB yang sebelumnya telah melakukan berbagai aksi kriminal.

Berangkat dari nama Seram, ada<span;> segumpal gelisah gulanah dalam dada, berharap mendapat petunjuk dari Sang Pencipta. Meneguhkan hati para Polwan untuk melangkah tanpa menoleh ke belakang dengan <span;>semangat Polwan datang berbagi kasih kepada anak-anak SD YPPK Santo Agustinus, yang terletak di kampung Yapimakot, Distrik Serambakon.

Rabu 28 Februari 2024, merupakan hari dimana para Polwan yaitu Brigpol Ita Sombo Allo (Polwan Ops Damai Cartenz-2024), Briptu Helma Jesika Koibur dan Briptu Devi Eka, S.H, (Polwan Polres Pegunungan Bintang), membawa senyuman dan buku cerita serta bingkisan untuk anak-anak. Mereka juga bernyanyi bersama dan menyuguhkan permainan yang menghibur.

Kehadiran Polwan tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi siswa-siswi, tetapi juga menjadi momen yang berkesan bagi mereka untuk lebih dekat dengan aparat keamanan.

Para Polwan  sangat bangga karena telah melewati medan yang dianggap merupakan jalur pelintasan KKB untuk sampai ke Distrik Serambakon dan berbagai kasih bersama anak-anak SD YPPK Santo Agustinus. Kata mereka, ini adalah momen berharga dan merupakan bagian dari sejarah perjalanan tugas sebagai Polisi Wanita.

Kepala Sekolah SD YPPK Santo Agustinus<span;>Albertus Ningdana, S.Ag., yang juga merupakan orang asli dari Distrik serambakon, menuturkan rasa kebanggaanya atas hadirnya Polwan.

Terbantu

Ia mengatakan, 20 tahun dirinya telah mengabdi untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Dikatakan, dengan hadirnya Polwan sangat terbantu untuk menghibur anak-anak sekolah agar bisa terlepas dari rasa trauma mereka.

“Dengan hadirnya aparat keamanan di kampung kami ini, kami merasakan sangat terbantu dan aktivitas sekolah sudah semakin normal seperti biasa,”kata Kepala Sekolah.

Albertus Ningdana berharap agar tidak perlu ada lagi gangguan-gangguan dari KKB karena menurutnya masyarakat Distrik Serambakon ingin membangun Pendidikan agar kedepanya anak-anak mereka bisa menjadi pemimpin di daerah mereka sendiri.

“Kami ingin belajar. Ini tanah kami dan tidak perlu ada ganggun-ganggun keamanan lagi, karena kami ingin maju untuk mengisi pembangunan agar anak-anak kami  kedepannya bisa menjadi manusia yang berguna,”harap Albertus Ningdana.*

Tags

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB