nasional

Gubernur Jatim Sambut Rombongan 57 Bhikkhu Lintas Negara di Grahadi

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:49 WIB
Sebanyak 57 Bhikku lintas negara menjalankan perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace. Jarak yang ditempuh dengan jalan kaki sejauh 666 kilometer. (Ist)

Surabaya, SUARA PEMBARUAN – Sebanyak 57 Bhikkhu lintas negara yang menjalankan perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026, disambut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (15/5/2026).

Rombongan Bhikkhu terdiri dari 57 orang berasal dari berbagai negara, yakni Thailand (42 orang), Malaysia (4 orang), Laos (3 orang), dan Indonesia (8 orang). Mereka menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer dengan berjalan kaki, dengan berbagai tantangan yang tidak mudah dengan membawa pesan untuk perdamaian dunia.

Kepala Rombongan Bhikkhu Bhante Phra Phanarin Oaksonthip menyampaikan dirinya merasa senang di hari ketujuh perjalanannya telah sampai di Surabaya Jawa Timur.

Ia juga terkesan atas sambutan Gubernur Khofifah, aparat juga masyarakat yang begitu ramah kepada mereka, perbedaan bahasa tidak menjadi kendala berarti.

"Kami bahagia sekali karena selama perjalanan dari Bali hawanya panas tapi saat sampai di Surabaya rasanya adem (dingin) karena banyak pohonnya. Terima kasih atas penyambutannya yang hangat yang diberikan pemerintah, aparat dan masyarakat," ucap Bhante Phra Phanarin.

Perkuat Toleransi

Khofifah mengatakan, momentum ini dimanfaatkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat toleransi, kebersamaan, dan harmoni antarumat beragama sebagai fondasi perdamaian dunia.

Ia, menyampaikan apresiasinya atas perjalanan damai yang ditempuh para Bhikkhu sebagai pesan universal yang relevan dengan kondisi global saat ini.

"Selamat datang di Jawa Timur, Bumi Majapahit, bumi yang mengenalkan Bhinneka Tunggal Ika, bahwa kita berbeda-beda tetapi kita satu dalam mewujudkan harmoni antar manusia," kata Khofifah.

Dikatakan, nilai-nilai perdamaian dan kebahagiaan yang dibawa dalam Indonesia Walk for Peace 2026 merupakan kebutuhan mendasar umat manusia yang harus terus digaungkan.

"Saya ingin mengajak kepada kita semua dari Grahadi ini kita terus menyuarakan perdamaian dan kebahagiaan, Bhante tadi menyampaikan berapa kali pentingnya kehidupan yang bahagia. Dan itulah yang kita butuhkan saat ini,” imbuhnya.

Menurut Khofifah, perjalanan ini bukan sekadar lintasan geografis, melainkan perjalanan nilai yang menghubungkan kemanusiaan dalam satu semangat yang sama.

Pesan ini adalah pesan universal, ini sesuatu yang harus terus diingatkan lagi kepada dunia bahwa perdamaian itu sesuatu yang dibutuhkan oleh kehidupan umat manusia dari suku apapun, agama apapun, di daerah manapun mereka butuh kehidupan yang damai," katanya.

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB