nasional

Sejumlah Daerah di Bengkulu Landa Bencana, Gubernur Helmi Hasan Perintahkan Distribusi Bantuan Tanpa Henti

Rabu, 8 April 2026 | 05:58 WIB
Gubernur Bengkulu gelar rapat koordinasi melalui zoom meeting untuk memastikan penyaluran bantuan pangan dan kesehatan kepada korban banjir di sejumlah daerah di provinsi ini tanpa henti.(Foto/Ist).

Bengkulu, SUARA PEMBARUAN- Sejak sepekan ini, cuaca ekstrem melanda Provinsi Bengkulu menyebabkan bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung melanda di sejumlah daerah di provinsi tersebut.

Berdasarkan data dari lapangan, Selasa (7/4/2026) bencana alam terjadi di Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Seluma, dan Kota Bengkulu. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Kabupaten Lebong tercatat ratusan rumah warga terendam banjir dan puluhan hektare lahan pertanian juga tergenang banjir.

Bencana alam ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan perlunya langkah konkret dalam penanganan tanggap darurat bencana di sejumlah daerah yang terdampak dari banjir, longsor dan puting beliung.

Dalam rapat koordinasi secara daring bersama pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bengkulu, dan seluruh pihak terkait pada Selasa (7/4/2026), Gubernur Helmi menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu, untuk memastikan kesiapan berbagai peralatan, terutama perahu karet.

Selain itu, ia menekankan pentingnya ketersediaan kebutuhan pokok yang harus didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir, khususnya selama masa tanggap darurat.

“Kebutuhan pokok tidak boleh terputus penyalurannya. Selain dari Dinas Sosial, Baznas, dapur umum, ataupun pihak lain, sedekah nasi bungkus dari ASN harus dimaksimalkan dan disalurkan kepada para korban,” ujar Helmi Hasan.

Gubernur juga menyoroti kondisi saluran air di sejumlah daerah yang perlu mendapat perhatian serius. “Normalisasi saluran air harus dimaksimalkan, tidak " ujarnya.

Faktanya, lanjut Helmi Hasan pemeliharaan drainase sudah lama tidak dilakukan. Memang terjadi efisiensi, namun yang perlu diingat, Indonesia dikenal dengan semangat gotong royong. Misalnya melalui kegiatan Jumat Bersih, kita membersihkan saluran besar dan kecil,” paparnya.

Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bengkulu diminta segera menindaklanjuti, termasuk melakukan penanganan terhadap infrastruktur yang terdampak. “Saya mendapat informasi bahwa jembatan di Kabupaten Seluma yang baru dibangun saat ini kembali rusak akibat banjir. Mohon segera dicek dan ditangani,” tegas gubernur.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta segera mendata fasilitas pendidikan serta siswa yang terdampak bencana. Instruksi gubernur tersebut langsung ditindaklanjuti melalui rapat lanjutan yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, bersama Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Romli bin Ronan, serta pihak terkait lainnya.

 

Tags

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB