nasional

Lonjakan Mudik Bikin BBM Melejit! Konsumsi Bensin Naik Tajam, Solar Justru Turun

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:28 WIB
Lonjakan pemudik saat Lebaran 2026 berdampak langsung pada peningkatan konsumsi BBM di Jawa Bagian Tengah. Pertamina memastikan stok energi tetap aman dan layanan bagi pemudik tetap optimal di berbaga



Semarang, SUARA PEMBARUAN – Tingginya pergerakan masyarakat selama arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026 berdampak signifikan pada pola konsumsi energi di wilayah Jawa Bagian Tengah. PT Pertamina Patra Niaga mencatat adanya lonjakan tajam pada penggunaan bahan bakar, terutama jenis bensin (gasoline), sepanjang periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026.Baca Juga: Usai Idulfitri 1447 Hijriah, Harga Cabai Panjang Merah di Bengkulu Turun

Data realisasi harian menunjukkan konsumsi BBM jenis gasoline meningkat drastis sebesar 28,4 persen. Angkanya melonjak dari rata-rata normal 12.943 kiloliter (KL) menjadi 16.625 KL per hari. Kenaikan ini dipicu meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi oleh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Sebaliknya, konsumsi gasoil atau solar justru mengalami penurunan sebesar 10,2 persen, dari 7.069 KL menjadi 6.350 KL per hari. Penurunan ini diduga karena berkurangnya aktivitas kendaraan logistik selama periode libur Lebaran.Baca Juga: Pertamina Pastikan Kesiapan Energi dan Layanan SPBU Hadapi Arus Balik Lebaran

Puncak konsumsi bensin tercatat pada 19 Maret 2026 dengan volume mencapai 20.681 KL. Momen tersebut bertepatan dengan puncak arus mudik, ketika mobilitas kendaraan pribadi berada di titik tertinggi.

Tidak hanya BBM, kebutuhan energi lain seperti LPG juga mengalami peningkatan. Rata-rata konsumsi LPG harian naik 6,7 persen, dari 4.854 metrik ton (MT) menjadi 5.179 MT. Untuk LPG subsidi ukuran 3 kg, kenaikan mencapai 7,2 persen, dari 4.630 MT menjadi 4.965 MT per hari. Sementara itu, LPG non-subsidi justru turun 4,7 persen, dari 224 MT menjadi 214 MT per hari.Baca Juga: Lomban Jepara 2026 Tradisi Syawalan Yang Penuh Berkat

Lonjakan tertinggi LPG terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total konsumsi mencapai 5.424 MT. Peningkatan ini sejalan dengan tingginya aktivitas rumah tangga selama Ramadan dan Lebaran.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, memastikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi sejak awal periode Satgas RAFI. Persiapan tersebut termasuk menjaga ketersediaan energi hingga menghadapi puncak arus balik.Baca Juga: DPRD Provinsi Bengkulu Usulkan Pemprov Lakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

Menurutnya, stok energi di wilayah ini dalam kondisi sangat aman, bahkan mencapai 29,2 kali lipat dari rata-rata kebutuhan harian. Hal ini menjadi jaminan bahwa distribusi energi tetap berjalan lancar tanpa gangguan selama periode Lebaran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan pemudik, Pertamina juga menghadirkan layanan Serambi MyPertamina di sejumlah titik strategis jalur mudik. Fasilitas ini berfungsi sebagai rest area tambahan dengan berbagai layanan gratis, seperti ruang istirahat berpendingin udara, musala, layanan kesehatan, area bermain anak, hingga pembagian takjil.Baca Juga: ASN Pemprov Bengkulu Diimbau Tidak Melakukan Perbuatan Coreng Nama Baik Institusi

Khusus di wilayah Jawa Bagian Tengah, terdapat enam titik Serambi MyPertamina yang tersebar di sejumlah lokasi, antara lain Rest Area 379 A, Rest Area KM 260 B, Rest Area KM 19 A, Bandara Ahmad Yani, Bandara Yogyakarta International Airport, dan Stasiun Purwokerto.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan aplikasi MyPertamina guna mendapatkan informasi terkait lokasi SPBU terdekat, ketersediaan BBM, serta berbagai promo yang ditawarkan.Baca Juga: Jawab Kritik Warganet, Brace Beckham Putra Antar Timnas Indonesia ke Final FIFA Series 2026

Pertamina turut mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak selama perjalanan serta tidak melakukan pembelian berlebihan. Pasalnya, stok BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman dengan distribusi yang tetap terjaga.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan energi, tidak hanya selama masa mudik dan balik Lebaran, tetapi juga setelah periode Satgas RAFI berakhir, demi memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan.*Baca Juga: Pemprov Bengkulu Programkan Bangun Enam Kawasan Nelayan Terpadu

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB