nasional

Jusuf Kalla Soroti Peran BOP dan Dukungan Negara Islam terhadap Palestina

Sabtu, 7 Maret 2026 | 19:52 WIB
Jusuf Kalla dalam diskusi tokoh lintas generasi di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026). (Ist)

JAKARTA - SUARA PEMBARUAN - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa langkah terkait Board of Peace (BoP) perlu dilihat dari dampaknya terhadap upaya menciptakan perdamaian, khususnya bagi Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan Jusuf Kalla kepada wartawan usai menghadiri diskusi tokoh lintas generasi di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Menurut Kalla, dukungan terhadap BOP seharusnya diukur dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu mendorong terciptanya perdamaian, termasuk melalui pengakuan terhadap negara Palestina.

“Ya kita lihat dulu apa yang dilakukan beberapa bulan akan datang. Kalau BOP itu bisa membuat kedamaian di Palestina, contohnya, oke kita dukung,” kata Kalla.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah negara Islam yang pada prinsipnya memiliki keinginan untuk mendukung upaya perdamaian tersebut. Namun, menurutnya, dinamika politik internasional, termasuk hak veto dari Amerika Serikat, kerap menjadi kendala dalam proses tersebut.

Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump adalah organisasi internasional yang diluncurkan awal 2026 untuk memimpin rekonstruksi pascakonflik, stabilisasi keamanan, dan transisi pemerintahan di Gaza. Sebagai ketua, Trump memosisikan BoP sebagai mekanisme pragmatis di luar sistem PBB tradisional. Namun anehnya, ditengah gagasan BoP justru US dan Israel membuat kekacauan dengan bersekutu menyerang Iran hingga menewaskan pemimpin tertinggi negara itu.

Kalla mengingatkan agar dukungan terhadap kebijakan internasional tidak sekadar menjadi simbolis, melainkan benar-benar berorientasi pada penyelesaian konflik dan terciptanya perdamaian yang nyata.

“Jangan hanya menjadi lambang atau pengikut saja. Kita lihat buktinya seperti ini, bicara kedamaian yang tidak diperangi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa salah satu ujian penting dalam proses perdamaian adalah adanya pengakuan terhadap negara Palestina sebagai bagian dari solusi dua negara.

“Cara mendamaikannya adalah dengan memberikan pengakuan kepada Palestina. Kalau tidak, hanya mendukung Israel, buat apa,” kata Kalla. (SP.news)

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB