nasional

Akses Telekomunikasi Mulai Pulih di Wilayah Paling Terdampak Aceh

Sabtu, 6 Desember 2025 | 13:05 WIB
Wamen Komdigi, Nezar Patria menjelaskan akses telekomunikasi mulai pulih di daerah paling terdampak Aceh.(Foto/Komdigi)

Jumlah warga terdampak di Aceh Tamiang mencapai 310.480 dari 12 kecamatan. Dari jumlah ini sebanyak 278.079 jiwa mengungsi dari tempat tinggal mereka. Jumlah pengungsi terbesar di provinsi Serambi Mekah ini.

Lebih lanjut, Nezar Patria menerangkan, untuk memperkuat akses telekomunikasi di daerah-daerah terdampak, Kemkomdigi telah menyalurkan 20 unit Starlink. Dari total tersebut, enam unit telah dikirim ke Aceh Tamiang dengan kapal Basarnas dan telah diterima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo setempat.

Lalu tiga unit lainnya disalurkan untuk Aceh Tengah dan saat ini masih dalam proses pengiriman. Jumlah yang sama, juga dikirim ke Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Perangkat tersebut dalam perjalanan menuju lokasi. "Kemudian ada tiga unit ke Bener Meriah ditambah dua unit sudah berada dalam perjalanan lagi ke sana," kata Wamenkomdigi.

Di Kabupaten Pidie Jaya, pemerintah menyalurkan satu unit Starlink dan menambah dua unit tambahan untuk memperkuat layanan telekomunikasi di daerah tersebut.

Bireuen juga mendapat satu unit yang langsung diarahkan untuk mendukung kebutuhan konektivitas setempat. Sebanyak dua unit lainnya dibawa ke Lhokseumawe untuk dipasang di Lokop melalui bantuan Danrem Lilawangsa.

Posko dan Media Center

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memastikan pemulihan konektivitas jaringan serta infrastruktur telekomunikasi di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra.

Selain pemulihan teknis, Komdigi juga mendirikan sejumlah Posko sebagai Pusat Informasi dan Media Center untuk mendukung komunikasi darurat dan koordinasi penanganan bencana.

Di Aceh, posko dipusatkan di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, sementara di Sumatra Barat posko ditempatkan di Komplek Kantor Gubernur Sumbar.

Untuk Sumatra Utara, Posko Komdigi beroperasi di tiga titik, yakni Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Sumut, Gelanggang Olahraga (GOR) Pandan Tapanuli Tengah), serta Posko Dukungan Psikososial di Hamparan Perak, Deli Serdang.

Posko tersebut berfungsi sebagai ruang kerja bagi jurnalis, pusat penyelenggaraan konferensi pers, serta titik koordinasi lapangan bagi satuan Komdigi, operator seluler, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait.

Selain itu, posko menjadi lokasi pemantauan jaringan telekomunikasi oleh Balai Monitoring (Balmon) di tingkat wilayah, sekaligus ruang redaksi bersama untuk penyusunan narasi, informasi publik, dan berbagai konten terkait penanganan bencana.

Halaman:

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB