nasional

Prabowo Resmi Jadi Presiden, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat OPM Ancam Lakukan Ini...

Selasa, 20 Februari 2024 | 11:18 WIB
Juru Bicara Komando Nasional (Komnas) Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom (kiri)

Jayapura, suarapembaruan.news - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan perlawanan terhadap Presiden yang berkuasa di Indonesia.

Baca Juga: Pasca Penembakkan, Untuk Misi Kemanusiaan Pesawat Hercules TNI AU Mendarat di Nop Goliath


Juri bicara TPNPB OPM Seby Sambom menegaskan akan terus melakukan perjuangan dan perlawanan terhadap Prabowo Subianto, yang tak lama lagi akan resmi memimpin Indonesia, setelah sejauh ini memimpin perolehan suara versi Quick Count sejumlah lembaga survei maupun penghitungan Real Count KPU.

Baca Juga: 55 Kotak Suara Pemilu Wilayah Muara Tami Dipindahkan Tempat Penyimpanannya


“Kami tahu rekam jejak Prabowo, ini awal yang kurang baik bagi orang asli Papua,” tegas Seby Sambom, Selasa (20/2) pagi, kepada suarapembaruan.news. 

Baca Juga: Anggota PPS Dipukul, Posko Pemenangan PDI Perjuangan Dibakar


Seby Sambom menegaskan, TPNPB OPM telah siap dan akan terus melawan penguasa di Indonesia.

Baca Juga: KKB Tembak Dua Pesawat, Satgas Ops Damai Cartenz-2 Tingkatkan Pengamanan Bandara


"Kedaulatan bagi bangsa Papua akan kami perjuangkan. Kami sudah punya taktik dan strategi untuk melakukan perlawanan,"tandas Sambom.


Dikatakan, zaman sudah beda. "Kami sudah banyak belajar,"ujar Sambom.

Baca Juga: 119 Kotak Suara Dirampas KKB di Bandara Hitadipa, 171 Lainnya Tertahan di Nabire, Wilayah Intan Jaya Dipastikan Gelar Pemungutan Suara Susulan


Suara Prabowo dan pasangannya, Gibran Rakabuming Raka, unggul dalam real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pilpres 2024.


Berdasarkan data KPU per Senin pukul 19.00 WIB, Prabowo-Gibran unggul dengan perolehan 56.373.413 suara alias 58,58 persen. Data yang masuk yaitu 588.890 dari 823.236 suara.*

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB