Papua Barat Daya, suarapembaruan.news - Ruang Gerak Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) semakin terdesak, setelah sebelumnya terjadinya banyak korban anggota KSTP wilayah Intan Jaya, kali ini TNI berhasil melakukan penyergapan dan menguasai Markas KSTP Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem yang berada di Dusun Sagu, Aifat Timur Jauh Maybrat, Papua Barat Daya, (Kamis, 25/1).
Dansatgas Yonif 133/Yudha Sakti Letkol Inf Andhika Ganessakti mengatakan, pihaknya telah berhasil menguasai dan menduduki Markas KKB pimpinan Manfred Fatem yang berada di Dusun Sagu-Aifat Timur Jauh.
Kejadian bermula dari hasil pengembangan berita informan dalam bahwa terdapat 2 orang simpatisan KSTP mengantar logistik ke hutan untuk mendukung gerakan KSTP Manfred Fatem selanjutnya dilakukan penangkapan oleh Tim Mobile Yonif 133/Yudha untuk mendapatkan informasi lebih detail tentang Markas KSTP pimpinan Manfred Fatem. keduanya langsung diamankan di Kampung Aisa, Distrik Aifat Timur Jauh, Maybrat, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
-
Setelah menginterogasi kedua simpatisan tersebut, TNI segera melakukan rencana penyergapan Markas KSTP pimpinan Manfred Fatem. Dalam penyergapan tersebut, TNI tidak menemukan anggota KSTP, karena diperkirakan informasi dan gerakan TNI sudah bocor. Aparat kemudian menghancurkan markas KSTP tersebut dan menyita sejumlah barang bukti.
Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa dalam keterangannya membenarkan terkait Markas KSTP di Maybrat yang telah dikuasai dan dihancurkan TNI.
“Benar, bahwa Markas KSTP kodap IV /Sorong Raya di Maybrat pimpinan Manfred Fatem telah dikuasai dan dihancurkan TNI, namun saat penyergapan keburu ditinggalkan, sepertinya informasi bocor dan diketahui KSTP sebelum TNI mendekat ke Markas tersebut,” ujar Suriastawa.
Beberapa barang bukti yang diamankan, yakni Bendera Bintang Kejora, 6 butir Amunisi Kaliber 5,56 mm,1 buah Teleskop, termasuk 1 buah Solar Cell, beberapa senter, 2 lembar kartu KIS, 3 buah charger HP, 1 buah lensa kamera, 1 buah HP, beberapa busur berikut anak panahnya, bahan makanan dan beberapa jenis obat-obatan.
Saat ini, masih dilakukan penyisiran terhadap tempat - tempat persembunyian kolompok KSTP pimpinan Manfred Fatem oleh aparat TNI POLRI di wilayah Maybrat. (SPnews/ROB)