nasional

Setelah Stadion Mattoanging Diratakan Turnamen Futsal di Jalan Raya

Rabu, 27 September 2023 | 08:05 WIB

Makassar. Suarapembaruan.news- Pasca dibumiratakannya Stadion Mattoanging 21 Oktober 2020 oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga kini stadion bersejarah bagi orang Sulsel itu tidak jelas nasibnya, warga Kota Makassar pun terpaksa membuat turnamen di jalan-jalan raya dan menghalangi pengguna jalan.

Rencananya, stadion yang dibangum menjelang PON 1957 itu akan dibangun ulang dengan arsitek yang lebih moderen, ditargetkan pengerjaan fisik Stadion Mattoanging selesai di tahun 2022 dengan masa pengerjaan paling lama 18 bulan.
Namun kenyataannya terbengkalai dan telah menelan korban jiwa empat orang anak yang tenggelam di kubangan bekas bongkaran.

Dampak dari ketiadaan stadion olahraga di kota tempat bercokolnya Tim Juku Eja PSM, ini menyebabkan para pencinta bola, khususnya futsal di Kota Makassar berinisiatif menggunakan jalan raya sebagai lapangan. Padahal, selain Stadion Mattoanging yang sudah rata tanah, masih ada dua stadion yang bisa digunakan, yaitu Gelanggang Olah Raga (GOR) Sudiang dan Stadion Barombong, Makassar, hanya saja keduanya jauh dari pusat kota.

Kegiatan yang menggunakan badan jalan di Kota Makassat itu adalah Liga futsal bertajuk 'Liga Anak Lorong' yang diselenggarakan Pemerintah Kota Makassar dibeberapa ruas jalan dalam kota, dimulai Selasa (26/9/2023). Dari hasil pengamatan di lokasi, meskipun pertandingan baru akan dilaksankan sore hingga malam hari, namun jalan tetap dipalang marka, kendaraan pun beralih, seperti yang terjadi di Jalan Boulevard Kecamatan Panakkukang, di Jalan Tupai Kecamatan Mamajang,  Jalan Nuri Kecamatan Mariso.

Camat Panakkukang, Andi Pangerang Nur Akbar, mengakui  memang pada sore hari terjadi penumpukan kendaraan namun menjelang malam kembali lancar," katanya.

Di Kecamatan Panakkukang terdapat lapangan futsal hanya lokasinya agak jauh, ada juga lapangan sepak bola namun karena sistem pertandingan ini adalah futsal. Makanya disepakati dipilih Jalan Boulevard jadi lokasi turnamen supaya memudahkan peserta dari berbagai kelurahan.

Alasan itu tidak sepenuhnya bisa diterima pengguna jalan karena lapangan sepakbola yang ada bisa digunakan untuk futsal, tidak harus menggunakan jalan raya.

Dan itu terjadi di beberapa tempat, jalan ditutup dan dialihkan. Para pengendara kesal dan mengeluh macet.

Bukan tempatnya menyelenggarakan turnamen di jalan raya, ini gara-gara ada pertandingan futsal di tengah jalan, perjalanan kami terganggu akibat kemacetan⁶," ujar Fahruddin, pegawai salah satu bank swasta di Makassar. (SP.news/MK Said)

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB